Jepang Jajaki Kerja Sama dengan NTB, Sektor Tenaga Kerja, Pariwisata hingga Energi Hijau Jadi Incaran

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima Konsulat Jenderal Jepang Miyakawa Katsutoshi dalam pertemuan membahas peluang kerja sama strategis di berbagai sektor di Kantor Gubernur NTB.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima Konsulat Jenderal Jepang Miyakawa Katsutoshi dalam pertemuan membahas peluang kerja sama strategis di berbagai sektor di Kantor Gubernur NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Peluang kerja sama internasional kembali terbuka bagi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah Jepang mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan Pemprov NTB, dengan fokus pada sektor tenaga kerja, pariwisata, hingga energi hijau yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.

Pertemuan antara Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dengan Konsulat Jenderal Jepang, Miyakawa Katsutoshi, menjadi pintu awal pembahasan berbagai peluang kerja sama tersebut. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur, Senin (20/04/2026), sejumlah sektor unggulan NTB dipaparkan secara komprehensif.

“NTB memiliki semua yang dibutuhkan. Kami menunggu adanya kerja sama dan pembicaraan lanjutan dengan pemerintah dan pelaku usaha dari Jepang”, ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan, NTB tidak hanya menawarkan potensi di sektor pariwisata, tetapi juga kekuatan di bidang perikanan, perdagangan, serta tenaga kerja. Bahkan, skema kerja sama pengiriman tenaga kerja ke Jepang turut dibahas, termasuk peluang pembiayaan melalui kolaborasi bank daerah dan bank Jepang, hingga kerja sama pendidikan berbasis beasiswa dengan universitas di Jepang yang terintegrasi dengan penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga :  Pemeriksaan Pasien di RSJ NTB Memakai Teknologi Pemindai Otak

Di sektor pariwisata, NTB dinilai semakin siap dengan dukungan infrastruktur dan keberadaan destinasi unggulan yang masih terbuka luas untuk investasi. Sementara itu, pada sektor energi, NTB menawarkan peluang kerja sama di bidang pertambangan dan energi baru terbarukan, khususnya pengembangan listrik tenaga surya yang potensial tidak hanya untuk NTB, tetapi juga wilayah sekitar seperti Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, Gubernur juga menekankan arah kebijakan pembangunan daerah yang pro-investasi, dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mitra internasional, termasuk Jepang, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan keberlanjutan.

Di sisi lain, Konjen Jepang, Miyakawa Katsutoshi, menyampaikan antusiasmenya terhadap peluang kerja sama tersebut. Ia menilai NTB memiliki prospek besar untuk menjadi mitra strategis Jepang di berbagai sektor.

Baca Juga :  Yogyakarta Ngaji Etika ke NTB, Bareng Nadirah Al-Habsyi Cari Jurus Sakti Tegakkan Marwah Dewan

“Selama ini, Jepang memang masih mengarahkan lebih banyak investasi ke Bali. Begitupula dengan trend wisata masyarakat. Namun kami melihat, NTB bisa menjadi partner kerjasama yang layak dalam beberapa hal”, ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Jepang juga menggali berbagai informasi penting terkait perizinan, kondisi terkini daerah, serta kesiapan infrastruktur sebagai bagian dari studi awal sebelum merealisasikan kerja sama.

Sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB turut hadir memberikan pemaparan, di antaranya Kepala Bappeda, Kadis Pariwisata, Kadis Tenaga Kerja, serta Kadis PTMPTSP, yang menyampaikan gambaran menyeluruh tentang potensi dan kemudahan investasi di NTB.

Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan konkret antara Jepang dan NTB, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah tujuan investasi baru di kawasan timur Indonesia.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Atlet Lotim Yad Hafizuddin Sabet Emas di Singapura, Mahasiswa Hamzanwadi Harumkan Nama Indonesia
Air Mata dan Doa Warnai Pelepasan 391 Jemaah Haji Bima, Ini Pesan Penting Wagub NTB
Mandalika Jadi Magnet Investasi, Investor Jajaki Proyek Industri dan Energi di NTB
Bencana Tak Bisa Dihentikan, Tapi Bisa ‘Ditekuk’, Gubernur NTB Ajak Warga Siaga Total di HKB 2026
12 Ribu Warga NTB Alami Gangguan Mata, 5.000 Disiapkan untuk Operasi Gratis
MoU Pemprov NTB-UNY, Lombok Utara Disiapkan Jadi Magnet Pendidikan dan Ekonomi
KPU NTB ‘Berguru’ ke BPKP, Genjot Zona Integritas Menuju Birokrasi Bersih dan Melayani
Kartini Masa Kini di NTB, Wagub Umi Dinda Tegaskan Perempuan IPPAT Jadi Garda Depan Penegakan Hukum
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:14 WIB

Atlet Lotim Yad Hafizuddin Sabet Emas di Singapura, Mahasiswa Hamzanwadi Harumkan Nama Indonesia

Minggu, 26 April 2026 - 22:14 WIB

Air Mata dan Doa Warnai Pelepasan 391 Jemaah Haji Bima, Ini Pesan Penting Wagub NTB

Minggu, 26 April 2026 - 21:53 WIB

Mandalika Jadi Magnet Investasi, Investor Jajaki Proyek Industri dan Energi di NTB

Minggu, 26 April 2026 - 14:20 WIB

Bencana Tak Bisa Dihentikan, Tapi Bisa ‘Ditekuk’, Gubernur NTB Ajak Warga Siaga Total di HKB 2026

Minggu, 26 April 2026 - 13:04 WIB

Jepang Jajaki Kerja Sama dengan NTB, Sektor Tenaga Kerja, Pariwisata hingga Energi Hijau Jadi Incaran

Berita Terbaru