Jalan Lintas Parado Bima Rp2 Miliar Retak Lagi, Pemprov NTB Ajukan Perbaikan Tanggap Darurat ke BPBD

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Lintas Parado, Kabupaten Bima, tampak retak dan mengalami penurunan tanah akibat faktor alam dan pergeseran tanah, mengganggu akses transportasi serta aktivitas ekonomi warga setempat.

Kondisi Jalan Lintas Parado, Kabupaten Bima, tampak retak dan mengalami penurunan tanah akibat faktor alam dan pergeseran tanah, mengganggu akses transportasi serta aktivitas ekonomi warga setempat.

SUMBAWAPOST.com | Bima- Pengguna jalan di ruas Jalan Lintas Parado, Kabupaten Bima, kembali dibuat resah. Jalan utama yang menjadi urat nadi mobilitas dan denyut ekonomi masyarakat itu mengalami keretakan cukup parah, diduga akibat pergeseran tanah serta dampak kerusakan lingkungan. Ironisnya, ruas jalan tersebut baru saja selesai diaspal hotmix pada tahun lalu.

Memasuki awal tahun 2026, kondisi jalan ini kembali menjadi sorotan publik. Sebelumnya, proyek pengaspalan Jalan Lintas Parado sempat menuai kritik tajam dari masyarakat lantaran kualitas pekerjaan yang dinilai amburadul. Bahkan, belum genap setahun rampung, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan pada 2025.

Kini, kerusakan kembali terjadi dan viral di media sosial. Retakan jalan diperkirakan mencapai panjang sekitar 15 meter dan berada di kawasan Dam Pela, Kecamatan Parado. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari dan sempat mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga setempat.

“Jalan di kawasan Dam Pela Parado tahun lalu baru di-hotmix, sekarang sudah sulit dilalui karena retak sekitar 15 meter,” ungkap salah seorang warga Parado, Jumat (23/1/2026).

Kondisi jalan yang retak ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, khususnya Facebook, dan menuai sorotan luas dari publik. Maklum, Jalan Lintas Parado merupakan satu-satunya akses utama yang menunjang mobilitas antarwilayah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Gelombang Buas Terjang Pemancing di Bima, Satu Orang Masih Hilang

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Parado (IMAPPA), Imam Joelfah, menilai perlunya evaluasi menyeluruh dari seluruh pemangku kebijakan, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Bima.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak semata-mata disebabkan faktor banjir.

“Jalan rusak ini bukan sekadar dampak banjir, tetapi akibat hutan yang dibiarkan gundul. Ketika alam diabaikan, infrastruktur dan keselamatan warga menjadi taruhannya. Perlu tindakan nyata, bukan sekadar tambal sulam,” tegasnya.

IMAPPA juga mendesak pemerintah daerah agar segera merespons kondisi tersebut, mengingat pentingnya jalan penghubung antar kecamatan bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Parado.

“Kami meminta pemerintah segera melakukan perbaikan jalan ini, karena kerusakannya mengancam jalur ekonomi dan aktivitas penting masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Miftah yang dihubungi media ini, Sabtu (24/1/2026) malam, menyampaikan bahwa kerusakan yang terjadi sebelumnya telah ditangani saat masa pemeliharaan.

“Yang terkelupas dulu sudah dilakukan perbaikan, pada saat masa pemeliharaan. Kalau kerusakan sekarang faktor alam longsoran terjadinya penurunan tanah,” ujarnya.

Baca Juga :  PKK NTB Berbagi: Bunda Sinta Hadirkan Kebahagiaan Bagi Lansia di Desa Kenanga

Saat ditanya terkait langkah Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Provinsi NTB atas kondisi terkini, Miftah menyebutkan bahwa penanganan darurat telah diusulkan.

“Tadi sudah kita usulkan segera untuk penanganan tanggap darurat ke BPBD,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa proyek tersebut merupakan kegiatan APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2024 dengan nilai sekitar Rp2 miliar dan dikerjakan oleh pihak ketiga.

“Itu APBD NTB 2024. Dan benar anggarannya Rp2 miliar dikerjakan sama PT Persada,” pungkasnya.

Kerusakan Jalan Lintas Parado ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, proyek jalan provinsi senilai Rp2 miliar yang rampung di penghujung 2024 juga menuai sorotan. Ruas jalan di wilayah Kecamatan Parado itu ditemukan rusak dengan aspal terkelupas di sejumlah titik tak lama setelah proyek dinyatakan selesai.

Temuan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan proyek yang dibiayai dari anggaran besar. Berdasarkan hasil investigasi, kerusakan terjadi dalam waktu singkat setelah pengerjaan rampung, sehingga memicu kekecewaan warga serta kekhawatiran atas lemahnya pengawasan infrastruktur.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses
Daftar Peraih Medali Emas Cabor Selancar PSOI Porprov XII NTB 2026, Ini Nama-Nama Juaranya
Lomba Cabor PSOI Porprov XII NTB Berakhir Sukses, Juri Pastikan Fair Play dan Netral
Lombok Tengah Dominasi Selancar Porprov XII NTB 2026, Sabet Emas di Tiga Divisi PSOI
Porprov XII NTB 2026: PSOI Pertandingkan Tiga Divisi, 27 Atlet dari Enam Daerah Adu Kemampuan di Tanjung Aan
Kalungkan Medali di Porprov XII NTB, Anggota DPRD Dr. Syamsuriansyah Janji Kawal Pembinaan Atlet
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:44 WIB

Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:27 WIB

Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:23 WIB

Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:01 WIB

Daftar Peraih Medali Emas Cabor Selancar PSOI Porprov XII NTB 2026, Ini Nama-Nama Juaranya

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:22 WIB

Lomba Cabor PSOI Porprov XII NTB Berakhir Sukses, Juri Pastikan Fair Play dan Netral

Berita Terbaru