Inilah Alasan Mentan Amran Jadikan NTB Kunci Swasembada Bawang Putih, Siapkan 50 Ribu Hektare Lahan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur NTB meninjau lahan bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, dalam upaya percepatan swasembada nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur NTB meninjau lahan bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, dalam upaya percepatan swasembada nasional.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Timur- Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengungkap alasan kuat pemerintah menjadikan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai kunci utama swasembada bawang putih nasional. Salah satu faktor penentu adalah tingginya produktivitas lahan, kualitas hasil panen, serta kesiapan pengembangan kawasan hingga puluhan ribu hektare.

Hal tersebut disampaikan Mentan saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Senin (9/2/2026), untuk meninjau langsung sentra produksi bawang putih nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian meninjau fasilitas lantai jemur, gudang penyimpanan, serta lahan pertanaman bawang putih. Ia juga berdialog langsung dengan petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) guna memastikan kesiapan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, Dirjen Hortikultura, Kapus Hortikultura, Kapusluh, Kepala BRMP, Kepala BBRMP NTB beserta tim, serta jajaran dinas terkait.

Baca Juga :  Gaspol Menuju 2029! Ketua DPW PBB NTB Panaskan Mesin Partai, DPP Siap Turun Gunung

Menteri Pertanian menilai NTB, khususnya Sembalun, memiliki agroklimat ideal dengan produktivitas rata-rata mencapai 20 ton per hektare, bahkan di beberapa lokasi menembus 28 ton per hektare. Selain kuantitas, kualitas bawang putih lokal dinilai lebih unggul dibandingkan produk impor.

“Mutunya sangat baik dan lebih unggul. Itu sebabnya penguatan program pemerintah difokuskan di wilayah ini,” ungkapnya.

Untuk mendukung swasembada, pengembangan lahan di NTB diproyeksikan berada pada kisaran 25.000 hingga 50.000 hektare. Secara nasional, kebutuhan lahan untuk swasembada bawang putih mencapai sekitar 100.000 hektare.

“Untuk swasembada, secara nasional kita membutuhkan sekitar 100.000 hektar. Target kita jelas, impor harus bisa dihentikan dalam tiga hingga lima tahun ke depan,” ujar Menteri Pertanian.

Sebagai bentuk keseriusan, Kementerian Pertanian menyiapkan dukungan melalui APBN, termasuk pengadaan benih untuk pengembangan hingga 700.000 hektare secara nasional, serta penguatan sarana pascapanen.

Baca Juga :  Banggar DPRD NTB Ungkap 13 Masalah APBD-P 2025: Belanja Pegawai Langgar Aturan, PAD Gemuk, dan Misteri BTT Rp557 Miliar

Pemerintah juga memastikan perlindungan harga melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) guna menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam sesi dialog, Menteri Pertanian memberikan penugasan langsung kepada jajaran teknis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

“Sampaikan seluruh keluh kesah kepada BRMP,” tegas Menteri Pertanian.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah mempercepat swasembada bawang putih nasional, dengan NTB sebagai wilayah strategis penggerak produksi dalam negeri.

Menteri Pertanian juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh insan pertanian.

“Jangan pernah bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tetapi bertanyalah apa yang kita berikan kepada negara. Kita pasti bisa,” tutup Menteri Pertanian.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Surati Menteri ESDM, Badko HMI Bali-Nusra Tolak Ekspor PT AMNT: Hilirisasi Jangan Dipermainkan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Kamis, 9 April 2026 - 22:31 WIB

Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki

Berita Terbaru