Ini Alasan Kuat Prof Zainal Asikin Menilai Polri Tetap Harus di Bawah Presiden

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. H. Zainal Asikin, S.H., S.U., dosen FHISIP Universitas Mataram, saat menyampaikan pandangan akademis mengenai posisi Polri yang tetap berada di bawah Presiden dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, di Mataram, Jumat (30/1/2026).

Prof. Dr. H. Zainal Asikin, S.H., S.U., dosen FHISIP Universitas Mataram, saat menyampaikan pandangan akademis mengenai posisi Polri yang tetap berada di bawah Presiden dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, di Mataram, Jumat (30/1/2026).

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dukungan terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia terus menguat. Kali ini, dukungan datang dari kalangan akademisi Universitas Mataram (Unram).

Dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram, Prof. Dr. H. Zainal Asikin, S.H., S.U., menilai posisi Polri di bawah Presiden relevan dan sesuai dengan sistem ketatanegaraan Indonesia saat ini.

Menurut Prof. Asikin, pola komando Polri yang berada langsung di bawah Presiden memberikan kejelasan arah kebijakan keamanan nasional. Skema tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas negara sekaligus memperkuat fungsi penegakan hukum secara terpusat.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Daftar Rektor, Prof. Kurniawan Bawa Semangat Revolusi Akademik dari NTB untuk Dunia

“Secara konstitusional, Polri di bawah Presiden sudah tepat, karena Presiden memegang kekuasaan pemerintahan, dan bertanggung jawab langsung atas keamanan nasional,” ujar Prof. Asikin.

Ia menegaskan, wacana perubahan posisi Polri perlu dipertimbangkan secara matang karena berpotensi menimbulkan dampak luas, baik dari sisi hukum, kelembagaan, hingga stabilitas sosial. Konsistensi dalam penataan institusi penegak hukum, menurutnya, menjadi kunci agar Polri tetap fokus menjalankan tugas pelayanan dan menjaga ketertiban umum.

Baca Juga :  Skandal Mudik Gratis, Kuota Mahasiswa Bima Diduga Dimonopoli, Gubernur NTB Diminta Bertindak

“Penataan institusi Polri harus berpijak pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan sesaat,” tuturnya.
Pandangan tersebut disampaikan Prof. Zainal Asikin dalam rekaman video yang diambil pada Jumat (30/1/2026).

Pernyataan ini sekaligus menambah deretan suara akademisi yang mendukung keberlanjutan posisi Polri di bawah Presiden demi menjaga stabilitas nasional dan kepastian hukum.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru