Gubernur NTB Turun Langsung ke Posyandu Batukliang Utara, Soroti 4 Anak Stunting dan Ajak Warga Jaga ‘Jantung’ Lombok

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal saat meninjau pelayanan Posyandu di Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, sekaligus meninjau penanganan kasus stunting di wilayah tersebut.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal saat meninjau pelayanan Posyandu di Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, sekaligus meninjau penanganan kasus stunting di wilayah tersebut.

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Ketua TP-PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, melakukan kunjungan ke Posyandu Dusun Lantan Duren, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa, sekaligus memastikan program penanganan stunting berjalan optimal di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menyoroti adanya empat anak di Dusun Lantan Duren yang tercatat dalam data stunting. Ia meminta agar kondisi tersebut segera ditangani secara serius dengan melibatkan tenaga kesehatan, termasuk dokter anak, sehingga penyebab utama dapat diketahui secara lebih tepat.

“Nanti kita komunikasi dengan dokter anak untuk melihat apa masalah utama dari empat anak yang masuk data stunting ini. Mudah-mudahan ada solusi sehingga mereka bisa keluar dari daftar stunting,” ujar Gubernur Iqbal.

Selain meninjau layanan kesehatan, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Desa Lantan. Wilayah ini dinilai memiliki peran strategis sebagai penyangga ekosistem di Pulau Lombok, karena memiliki kawasan hutan lindung, wilayah konservasi, serta menjadi daerah tangkapan air bagi wilayah di sekitarnya.

Baca Juga :  Sosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Dipantai Malimbu

“Daerah ini adalah jantungnya NTB. Mungkin masyarakat di sini tidak terlalu merasakan, tetapi mereka yang tinggal di wilayah bawah seperti Batukliang, Praya hingga pesisir sangat bergantung pada kawasan ini,” jelasnya.

Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, saat ini tengah menyiapkan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan agar kesejahteraan warga meningkat tanpa merusak lingkungan.

“Kita sedang membenahi dan mencari solusi bagaimana memberdayakan masyarakat sekitar hutan agar hutan tetap lestari dan tidak terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK NTB, Sinta M. Iqbal, mengajak para ibu untuk lebih aktif memanfaatkan layanan posyandu serta mendukung para kader kesehatan dalam menyosialisasikan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga :  NTB Jadi Titik Awal Gerakan 1.000 Paralegal, Gubernur Iqbal: Akses Keadilan Harus Menjangkau Hingga Desa

Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan kepada anak-anak sejak dini, termasuk membuang sampah pada tempatnya.

“Anak-anak harus diajarkan sejak kecil untuk menjaga kebersihan. Kalau desa kita bersih, tentu akan semakin indah dan sehat,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Desa Lantan Lalu Irwan menjelaskan bahwa Posyandu Lantan Duren merupakan salah satu posyandu lama yang dibangun melalui program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat.

Namun saat ini kondisi bangunan posyandu tersebut mengalami kerusakan setelah bagian atapnya roboh akibat hujan dan angin kencang. Pemerintah desa sebenarnya telah merencanakan perbaikan melalui musyawarah desa, namun keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal juga melakukan penanaman pohon di Dusun Pemasir, Desa Lantan melalui kegiatan bertema ‘Tanam Pohon Hidupkan Ramadan’, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan di daerah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru