Gubernur NTB Iqbal: Meskipun ini Jauh Dari Mataram, Tetap Sumbawa Barat Menjadi Perhatian

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Barat- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Musyawarah Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan Tahun Anggaran 2025 di Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (23/9).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemkab Sumbawa Barat berkomitmen memperbaiki ruas jalan jalur dua yang melintasi Desa Tambak Sari.

“Saya akan memenuhi janji saya kepada warga di Sumbawa Barat. Janji untuk memperbaiki jalan di Poto Tano yang sudah hampir 5 kondisinya seperti ini. Jadi Alhamdulillah, meskipun ini jauh dari Mataram, tetap Sumbawa Barat menjadi perhatian,” tegas gubernur.

Baca Juga :  Dorna Puji MotoGP Mandalika 3 Kali Lebih Keren, Mungkin Karena Pembalapnya Ketularan Sate Rembiga

Selain infrastruktur jalan, Gubernur juga memaparkan perkembangan peningkatan layanan kesehatan di Pulau Sumbawa. Ia menjelaskan, proses naik kelas dua rumah sakit yaitu Rumah Sakit Abdulkadir Manambai di Sumbawa dan RSUD Kota Bima yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Dengan peningkatan tersebut, masyarakat Pulau Sumbawa tidak perlu lagi jauh-jauh dirujuk ke rumah sakit provinsi di Lombok, karena sebagian besar penyakit dapat ditangani di rumah sakit tipe B.

“Insya Allah, apa yang bisa kita lakukan meskipun kita saya masuk dilantik bulan Februari kondisi anggaran sangat berat, itupun masih harus bayar hutang hampir 200 milyar lebih. Tetapi Alhamdulillah kita masih bisa mengalokasikan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan menahun yang sudah dihadapi oleh masyarakat kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Laut Bukan Milik Investor, Gubernur NTB Serukan Revolusi Konservasi di Pandanan

Gubernur menegaskan, kondisi keuangan yang terbatas tidak boleh menjadi penghalang bagi Pemprov NTB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, asalkan selalu dibarengi dengan niat baik.

Ia juga berpesan agar masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur desa. Menurutnya, fasilitas publik yang ada bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik bersama masyarakat.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru