Gubernur NTB Ajak DPRD ‘Puasa’ Anggaran di 2025, Tapi Siapkan ‘Pesta’ Renovasi Kantor Baru Tahun Depan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 06:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, memaparkan sejumlah kebijakan strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka mendukung program nasional sekaligus merespons berbagai tantangan daerah. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi bersama pimpinan dan anggota DPRD NTB di Pendopo Gubernur, Rabu (16/4).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal mengajak seluruh anggota DPRD NTB untuk bersinergi dalam menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Inpres tersebut mewajibkan seluruh pemerintah daerah untuk meninjau kembali dan memangkas anggaran belanja yang tidak prioritas, demi menjaga stabilitas keuangan negara maupun daerah.

Baca Juga :  DPRD NTB Acip Keberatan Terhadap Pelaporan Aktivis Mahasiswa, Isvie: Forkopimda Putuskan Laporan Berlanjut

“Kita perlu menunjukkan empati terhadap situasi nasional saat ini, dengan ikut berpartisipasi dalam langkah-langkah efisiensi,” ujar Gubernur Iqbal.

Di tingkat lokal, Gubernur juga menyinggung rencana renovasi Kantor DPRD NTB. Ia menyatakan komitmennya untuk merealisasikan proyek tersebut secara bertahap, seiring membaiknya kondisi fiskal daerah. Menurutnya, ruang fiskal yang sehat menjadi syarat utama untuk memulai renovasi.

“Kalau keuangan kita sehat dan ada keseriusan dalam meningkatkan pendapatan daerah selama setahun ke depan, Insya Allah tahun depan kita bisa mulai renovasi,” jelasnya optimis.

Tak hanya soal anggaran, Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan prosedur. Ia menyebut, proses perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) akan dimulai dari penguatan fondasi kelembagaan dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Baca Juga :  Putri Mahkota Swedia Terpesona Kearifan Adat Bayan, dari Gumi Inaq hingga Hutan Adat

“Kita tidak bisa mengubah keadaan dalam semalam. Karena itu, semua dilakukan dalam tahap-tahap yang jelas dan terencana,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap dukungan penuh DPRD NTB terhadap berbagai program pembangunan ke depan. Ia juga mendorong agar kegiatan silaturahmi seperti ini terus dilanjutkan sebagai wadah memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB