Gubernur Miq Iqbal Gas Program Optimasi 14.000 Hektare Lahan, Jawab Temuan LHP BPK

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, saat memberikan arahan terkait tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dan dorongan pelaksanaan Program Optimasi Lahan seluas 14.000 hektare untuk memperkuat ketahanan pangan NTB, di Aula Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Mataram.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, saat memberikan arahan terkait tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dan dorongan pelaksanaan Program Optimasi Lahan seluas 14.000 hektare untuk memperkuat ketahanan pangan NTB, di Aula Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Mataram.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa sektor ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Rekomendasi BPK dinilai harus dijadikan pijakan konkret untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat swasembada pangan di NTB.

Penegasan tersebut disampaikan Miq Iqbal usai Pemerintah Provinsi NTB menerima LHP Semester II Tahun 2025 dari BPK RI Perwakilan Provinsi NTB yang berlangsung di Aula Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Senin (26/1/2026).

Menurut Miq Iqbal, hasil audit BPK menjadi cermin evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan program ketahanan pangan yang selama ini berjalan, khususnya dalam efektivitas pemanfaatan lahan, sistem irigasi, serta peningkatan produktivitas lahan pertanian.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tahu Ada Tambang Ilegal, Cuma Lagi Carikan Solusinya

“LHP terkait tiga lembaga ini sudah lama saya tunggu, dan berdasarkan hasil audit ini sebagai cermin yang menjadi acuan dalam perbaikan ke depannya. Karena kita tidak bisa bergerak maju tanpa membenahi yang ada,” tegasnya.

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemprov NTB akan memfokuskan kebijakan pada program Optimasi Lahan (Oplah) seluas 14 ribu hektare pada tahun 2026. Program ini diarahkan pada perbaikan jaringan irigasi serta peningkatan produktivitas lahan tidur dan non-rawa agar kembali produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dana BTT Rp500 Miliar Menguap, Tersisa Rp16 Miliar-Ketua DPRD NTB Desak Sekda Harus Bicara Jujur ke Rakyat

“Tahun ini kita mendapat program perluasan lahan melalui Optimasi Lahan (Oplah) seluas 14 ribu hektare pada tahun 2026 untuk memperkuat swasembada pangan. Ke depannya fokus program ini perbaikan irigasi dan peningkatan produktivitas lahan tidur/non-rawa. Hal ini penting sebagai perbaikan atas LHP BPK dan kita tindak lanjuti serta menyelesaikannya,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, langkah pembenahan sektor pangan ini tidak hanya bertujuan mengejar target produksi, tetapi juga memastikan kebijakan pertanian berjalan tepat sasaran, efisien, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam
Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis
Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa
HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera
Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:28 WIB

Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa

Berita Terbaru