SUMBAWAPOST.com, Dompu –Pernyataan mengejutkan datang dari Pimpinan DPRD Kabupaten Dompu, Kurnia Ramadhan. Dalam keterangan yang diterima media ini, ia menegaskan bahwa duet Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus – Syirajuddin (BBF–DJ), adalah satu-satunya pemimpin yang berani membuat gebrakan besar demi Dompu yang tertib, indah dan bermartabat.
“BBF–DJ adalah satu-satunya Bupati yang berani ambil sikap demi mewujudkan rencana besar Dompu Ma Raso’, Dompu Ma Teratur, dan Dompu Ma Taroa,” tegas Kurnia. Kamis (1/05).

Kurnia menyoroti bahwa gebrakan ini bukan tanpa dasar. Bahkan, landasan hukumnya sudah ada sejak era pemerintahan sebelumnya. Ia mengacu pada Pasal 18 Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum, yang menyebutkan: “Setiap orang dan/atau badan dilarang menempatkan benda dengan maksud untuk melakukan sesuatu usaha di jalan, trotoar, jalur hijau, taman kabupaten, dan tempat umum lainnya tanpa izin dari Bupati atau pejabat yang berwenang.”
“Perda ini bukan baru. Sudah ada sejak zaman HBY. Tapi anehnya, baru ketika BBF–DJ ingin menegakkan aturan, justru muncul isu yang menyudutkan mereka, seolah-olah merusak UMKM. Padahal mereka sedang menata,” tambah Kurnia.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap UMKM tetap menjadi prioritas. Bahkan, DPRD bersama pemerintah daerah sedang menyusun rencana pembangunan sentra kuliner dan pusat usaha khusus agar pelaku UMKM memiliki tempat yang layak dan strategis tanpa melanggar ketertiban umum.
“Kalau sekarang ada yang menuntut tiba-tiba harus ada tempat jualan, saya tanya: RKPD 2025 itu siapa yang buat? BBF–DJ atau AKJ? Jelas itu masih warisan perencanaan sebelumnya. Maka kita dorong agar penataan UMKM masuk dalam prioritas RKPD 2026,” tegasnya.
Kurnia menegaskan bahwa saat ini DPRD tengah mendiskusikan solusi konkret agar ada satu kawasan khusus bagi UMKM yang aman, nyaman, dan legal. Rencana besar ini, menurutnya, akan menjadi lompatan penting bagi wajah baru Kota Dompu.
“Insya Allah, doakan. Rencananya akan dipusatkan dalam satu kawasan pasar kuliner dan usaha lainnya. Bersih, tertata, dan berkelas. Ini semua demi Dompu Ma Taroa,” pungkas Kurnia.









