Gebrakan BBF–DJ Dinilai Paling Berani, DPRD Dompu: Hanya Mereka yang Berani Tata Kota Demi Dompu Ma Taroa, Ma Raso, Tertib dan Teratur

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu –Pernyataan mengejutkan datang dari Pimpinan DPRD Kabupaten Dompu, Kurnia Ramadhan. Dalam keterangan yang diterima media ini, ia menegaskan bahwa duet Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus – Syirajuddin (BBF–DJ), adalah satu-satunya pemimpin yang berani membuat gebrakan besar demi Dompu yang tertib, indah dan bermartabat.

“BBF–DJ adalah satu-satunya Bupati yang berani ambil sikap demi mewujudkan rencana besar Dompu Ma Raso’, Dompu Ma Teratur, dan Dompu Ma Taroa,” tegas Kurnia. Kamis (1/05).

Kurnia menyoroti bahwa gebrakan ini bukan tanpa dasar. Bahkan, landasan hukumnya sudah ada sejak era pemerintahan sebelumnya. Ia mengacu pada Pasal 18 Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum, yang menyebutkan: “Setiap orang dan/atau badan dilarang menempatkan benda dengan maksud untuk melakukan sesuatu usaha di jalan, trotoar, jalur hijau, taman kabupaten, dan tempat umum lainnya tanpa izin dari Bupati atau pejabat yang berwenang.”

“Perda ini bukan baru. Sudah ada sejak zaman HBY. Tapi anehnya, baru ketika BBF–DJ ingin menegakkan aturan, justru muncul isu yang menyudutkan mereka, seolah-olah merusak UMKM. Padahal mereka sedang menata,” tambah Kurnia.

Baca Juga :  Skandal Anggaran di Tengah Efisiensi! SK TP2D Dompu Punya Perbub, Tapi Uangnya Tak Masuk APBD

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap UMKM tetap menjadi prioritas. Bahkan, DPRD bersama pemerintah daerah sedang menyusun rencana pembangunan sentra kuliner dan pusat usaha khusus agar pelaku UMKM memiliki tempat yang layak dan strategis tanpa melanggar ketertiban umum.

Baca Juga :  Saran Pansus Ditengah 'Orang Besar Dibalik Tambak Ilegal', Logis: Percuma Ada Oknum Dewan Juga Punya Tambak

“Kalau sekarang ada yang menuntut tiba-tiba harus ada tempat jualan, saya tanya: RKPD 2025 itu siapa yang buat? BBF–DJ atau AKJ? Jelas itu masih warisan perencanaan sebelumnya. Maka kita dorong agar penataan UMKM masuk dalam prioritas RKPD 2026,” tegasnya.

Kurnia menegaskan bahwa saat ini DPRD tengah mendiskusikan solusi konkret agar ada satu kawasan khusus bagi UMKM yang aman, nyaman, dan legal. Rencana besar ini, menurutnya, akan menjadi lompatan penting bagi wajah baru Kota Dompu.

“Insya Allah, doakan. Rencananya akan dipusatkan dalam satu kawasan pasar kuliner dan usaha lainnya. Bersih, tertata, dan berkelas. Ini semua demi Dompu Ma Taroa,” pungkas Kurnia.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru