SUMBAWAPOST.com | Mataram- Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Pupuk Bersubsidi dengan tema ‘Implementasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Menggunakan Kartu Perbankan.’ Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec., Dev., dan dihadiri perwakilan PT Pupuk Indonesia, Bank BRI, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, serta unsur terkait lainnya. Beberapa materi tambahan juga disampaikan melalui Zoom Meeting oleh pihak BRI dan Kementerian.
Rapat ini membahas sejumlah agenda strategis, antara lain:
1. Peruntukan pupuk bersubsidi khusus bagi petani dengan lahan maksimal 2 hektare dan 10 komoditas prioritas, termasuk padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, kopi, dan tebu.
2. Implementasi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan KTP melalui aplikasi iPubers serta Kartu Tani via dashboard Bank BRI, yang kini sudah diterapkan di Kabupaten Sumbawa Barat.
3. Ketersediaan stok pupuk bersubsidi di NTB berada pada level aman, didukung oleh monitoring harian di seluruh gudang lini III.
4. Kewajiban penebusan langsung oleh petani, sebagai langkah memastikan akurasi data dan akuntabilitas penyaluran.
Muhamad Riadi menegaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pupuk bersubsidi, sehingga penyaluran semakin transparan, tepat sasaran, dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta sistem perbankan.
“Dengan penerapan sistem digital dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pupuk bersubsidi akan sampai ke tangan petani yang benar-benar membutuhkan, tepat waktu, dan tepat jumlah,” ujarnya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com
Sumber Berita: Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB









