FWP NTB ‘Ngintip’ Rahasia Sukses Jawa Timur: LTSA Digital Jadi Role Model Layanan Pekerja Migran

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Surabaya- Untuk memperkaya wawasan media dalam mendukung kebijakan publik di bidang ketenagakerjaan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Forum Wartawan Parlemen (FWP) Nusa Tenggara Barat melakukan kunjungan kerja (press trip) ke Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Sekretariat DPRD NTB, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB.

Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi antar daerah, melainkan juga ajang pembelajaran konkret bagi peningkatan kualitas pelayanan pekerja migran di NTB.

“Kami melihat banyak hal yang bisa direplikasi di NTB. Sinergi antarinstansi, digitalisasi pelayanan, dan kecepatan respons LTSA Jawa Timur menjadi contoh yang patut ditiru,” Ketua FWP NTB, Fahrul Mustafa.

Dalam sesi dialog yang hangat, para jurnalis dari berbagai media seperti Harian Lombok Post, Menara Lombok, dan Portal NTB menyoroti soal remitansi PMI yang belum optimal mendorong kesejahteraan keluarga di daerah asal.

Baca Juga :  Jual Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Saneo Dompu Diringkus Polisi

Banyak pekerja migran, khususnya dari Lombok, yang belum mampu mengelola hasil jerih payahnya secara berkelanjutan setelah kembali ke tanah air.

“Banyak warga kita bekerja keras di luar negeri, tapi ketika pulang uangnya cepat habis karena tidak dikelola. Mungkin ke depan perlu ada program pendampingan ekonomi agar mereka bisa lebih mandiri,” Faris, Reporter Radio Global Lombok.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala UPT LTSA Jawa Timur, sekaligus Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Provinsi Jatim, Purwanti Utami, S.Sos., M.Si., memaparkan program inovatif yang telah berjalan di wilayahnya, yakni Desa Produktif Pekerja Migran. Program ini berfokus pada empat pilar utama yakni edukasi, informasi kerja, pemberdayaan ekonomi, dan community marketing.

“Program ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain, termasuk NTB,”Purwanti Utami.

Purwanti juga mengungkapkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penempatan PMI tertinggi secara nasional, mencapai lebih dari 79 ribu orang pada tahun 2024. LTSA Jawa Timur memberikan berbagai layanan terintegrasi mulai dari administrasi, pelatihan, asuransi, bantuan hukum, hingga fasilitasi pemulangan jenazah PMI.

Baca Juga :  Polda NTB All Out Amankan Parade Budaya HUT RI ke-80: Pastikan Meriah, Aman, dan Lancar

Tercatat sepanjang tahun 2024, sebanyak 177 jenazah PMI telah difasilitasi kepulangannya oleh LTSA Jatim bekerja sama dengan BP2MI dan sejumlah perusahaan mitra.

“Kami tidak hanya melayani PMI asal Jawa Timur, tetapi juga dari provinsi lain termasuk NTB. Karena banyak PMI dari Indonesia bagian timur yang transit melalui Jawa Timur,” Purwanti Utami.

Keberhasilan LTSA Jawa Timur, tambahnya, tak lepas dari kolaborasi lintas lembaga, seperti BPJS Ketenagakerjaan, Imigrasi, Kepolisian, dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Semua instansi tersebut terintegrasi dalam sistem digital terpadu, termasuk dalam penerbitan paspor yang hanya dapat dilakukan setelah verifikasi data dari server LTSA langkah tegas untuk memastikan tidak ada lagi paspor yang keluar tanpa data sah, sekaligus memperkuat perlindungan agar PMI berangkat secara prosedural.

Berita Terkait

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Berita Terbaru