Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank NTB Syariah Siapkan Pojok NTBS di Tiga Pasar Tradisional Mataram

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, saat memberikan keterangan terkait rencana pembukaan layanan Pojok NTBS di tiga pasar tradisional strategis di Kota Mataram, Senin (26/1/2026).

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, saat memberikan keterangan terkait rencana pembukaan layanan Pojok NTBS di tiga pasar tradisional strategis di Kota Mataram, Senin (26/1/2026).

SUMBAWAPOST.com|Mataram- Bank NTB Syariah terus memperkuat perannya dalam mendorong ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan. Setelah sukses mengimplementasikan digitalisasi transaksi di Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah berencana memperluas layanan dengan membuka Pojok NTBS di tiga pasar tradisional strategis di wilayah Kota Mataram.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bank NTB Syariah dalam memastikan para pedagang pasar mendapatkan pendampingan berkelanjutan, sekaligus kemudahan akses terhadap layanan perbankan syariah langsung di pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan pemilihan tiga pasar tersebut didasarkan pada tingginya potensi ekonomi serta meningkatnya jumlah pedagang yang mulai beralih ke sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.

“Melihat antusiasme pedagang di Pasar Dasan Agung yang kini telah mencapai 129 merchant, kami ingin mereplikasi model keberhasilan ini. Pojok NTBS akan menjadi pusat literasi digital bagi pedagang yang ingin beralih dari transaksi tunai ke digital secara real time,” ujar Nazaruddin.

Baca Juga :  #SaveNTBS Meledak, Gubernur NTB LMI Didesak Singkirkan Jejak Rezim Lama dari Bank Daerah

Ia menegaskan, kehadiran Pojok NTBS tidak hanya sebagai titik layanan, tetapi juga sebagai sarana edukasi keuangan syariah yang mudah diakses oleh pelaku usaha mikro dan kecil.

“Kami ingin memastikan pedagang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga memahami manfaatnya untuk pengelolaan usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Fungsi Strategis Pojok NTBS di Pasar
Pojok NTBS dirancang memiliki fungsi layanan yang spesifik dan langsung menyentuh kebutuhan pedagang pasar, antara lain yakni Layanan Pengaduan Cepat, untuk menangani kendala teknis transaksi QRIS secara langsung di lokasi.

Baca Juga :  Reses di Kampus Bima-Dompu, Anggota DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Siap Perjuangkan Beasiswa S1-S3 dan Kesejahteraan Dosen

Sosialisasi Pembiayaan UMKM, terkait pergeseran fokus pembiayaan Bank NTB Syariah yang kini lebih memprioritaskan sektor produktif dibandingkan konsumtif.

Pendampingan Merchant, membantu pedagang dalam pengoperasian aplikasi perbankan digital dan layanan transaksi non-tunai.

Hingga Desember 2025, pertumbuhan transaksi QRIS di pasar tradisional NTB menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi frekuensi transaksi maupun peningkatan saldo rekening pedagang. Kondisi ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital syariah.

Dengan perluasan Pojok NTBS ke tiga pasar tambahan, Bank NTB Syariah optimistis tingkat inklusi keuangan syariah di Kota Mataram akan meningkat signifikan hingga akhir 2026, sejalan dengan program digitalisasi pasar yang didorong pemerintah daerah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru