DPRD Bongkar Aib Polisi di Bima: Lapor Bandar Narkoba, Malah Pelapor yang Mau Dites Urine!

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 10:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Pernyataan mengejutkan datang dari Anggota DPRD Kabupaten Bima, Syaifullah, saat menghadiri dialog publik bertajuk “NTB Bersih Narkoba: Rencana Aksi dan Evaluasi Berkala SEMMI NTB, Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Daerah yang digelar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) NTB. Senin malam (14/4) kemarin.

Dalam forum yang menghadirkan berbagai elemen penting itu, Syaifullah membeberkan kisah yang menurutnya mencerminkan buramnya penegakan hukum dalam pemberantasan narkoba di Bima dan NTB secara umum.

“Saya pernah datang langsung ke Polres Bima bersama tokoh masyarakat, membawa segudang laporan tentang pembunuhan, pembacokan, dan perampokan yang diduga kuat akibat narkoba. Tapi yang mengejutkan, bukannya ditindaklanjuti, saya malah hampir dites urine,” ungkap Syaifullah dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Remaja Asal Sumatra Curi HP di Kura-Kura Waterpark Lombok

Cerita itu menurutnya bukan sekadar pengalaman pribadi, tapi potret buram respon aparat terhadap jeritan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh masyarakat Kabupaten Bima telah mengalami semacam “distres sosial” akibat lemahnya penanganan narkoba dan tindakan hukum yang terkesan main-main.

“Bayangkan, orang ditangkap, tapi karena barang bukti sedikit, katanya tidak bisa diproses lanjut. Siapa yang menentukan itu layak atau tidak? Aparat seharusnya transparan. Kita tidak pernah diberi penjelasan resmi,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Turun Tangan, Ternak Akhirnya Bisa Melintas Bali hingga Tanggal Ini

Syaifullah menegaskan, pemberantasan narkoba akan menjadi omong kosong jika tidak didukung oleh aparat penegak hukum yang serius dan jujur.

“Kalau masyarakat sendiri yang harus menangkap bandar narkoba, itu gila. Bisa-bisa malah kita yang dijerat hukum. Jadi nonsens kita bicara perang melawan narkoba kalau aparatnya justru tidak mendukung,” tutupnya.

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 530 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru