Dinsos NTB Gercep! Gandeng NGO dan LBH, Satukan Kekuatan Lawan Kekerasan Anak

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komitmen melindungi anak dari kekerasan terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi NTB. Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM, didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Armansyah, AKS., MM yang juga merupakan Ketua IPSPI NTB melaksanakan penandatanganan Naskah Kerjasama bersama sejumlah NGO mitra dan lembaga bantuan hukum yang memiliki perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak.

Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat penanganan dan pelayanan rehabilitasi sosial bagi anak korban kekerasan, khususnya kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial NTB menyampaikan apresiasi atas kesepahaman yang berhasil dicapai semua pihak dalam perjanjian ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesepahaman yang dicapai dalam kerjasama ini, sebagai upaya pencegahan sekaligus memberikan layanan rehabilitasi sosial bagi anak korban kekerasan khususnya, dan perlindungan anak secara umum,” ungkap Nunung, dalam keterangan yang diterima media ini, Jum’at (16/5).

Baca Juga :  Hingga Juli 2024, Polda NTB Tangani 72 Kasus Kejahatan Terhadap Anak

Dari pihak NGO mitra, para perwakilan menyampaikan apresiasi atas inisiasi kolaboratif yang digagas oleh Dinas Sosial Provinsi NTB. Meski demikian, dua lembaga mitra tidak dapat hadir karena sedang melakukan pendampingan langsung terhadap kasus kekerasan seksual.

Kerjasama ini melibatkan sejumlah NGO dan lembaga bantuan hukum, di antaranya: Yayasan Peduli Anak (YPA) NTB, Perkumpulan Solusi Anak Bangsa (Sobat NTB), Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) NTB, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) NTB, serta Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar.

Baca Juga :  Dulu Bilang Sayang, Sekarang Tikam Istri Sendiri Hingga Tewas di Bima

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem perlindungan anak di NTB, sekaligus mempercepat penanganan kasus kekerasan anak dengan pendekatan yang profesional, terpadu, dan manusiawi.

Jadi catatan, Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bahwa Kekerasan terhadap Perempuan dan anak masih rawan terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tahun 2024 lalu, ditemukan setidaknya 976 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari jumlah tersebut, kekerasan terhadap anak mencapai 603 kasus. Sisanya merupakan kekerasan terhadap perempuan dewasa yang mencapai 338 kasus.

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru