Dinsos NTB Gercep! Gandeng NGO dan LBH, Satukan Kekuatan Lawan Kekerasan Anak

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komitmen melindungi anak dari kekerasan terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi NTB. Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM, didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Armansyah, AKS., MM yang juga merupakan Ketua IPSPI NTB melaksanakan penandatanganan Naskah Kerjasama bersama sejumlah NGO mitra dan lembaga bantuan hukum yang memiliki perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak.

Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat penanganan dan pelayanan rehabilitasi sosial bagi anak korban kekerasan, khususnya kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial NTB menyampaikan apresiasi atas kesepahaman yang berhasil dicapai semua pihak dalam perjanjian ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesepahaman yang dicapai dalam kerjasama ini, sebagai upaya pencegahan sekaligus memberikan layanan rehabilitasi sosial bagi anak korban kekerasan khususnya, dan perlindungan anak secara umum,” ungkap Nunung, dalam keterangan yang diterima media ini, Jum’at (16/5).

Baca Juga :  Kantor BKKBN Kabupaten Dompu Terbakar

Dari pihak NGO mitra, para perwakilan menyampaikan apresiasi atas inisiasi kolaboratif yang digagas oleh Dinas Sosial Provinsi NTB. Meski demikian, dua lembaga mitra tidak dapat hadir karena sedang melakukan pendampingan langsung terhadap kasus kekerasan seksual.

Kerjasama ini melibatkan sejumlah NGO dan lembaga bantuan hukum, di antaranya: Yayasan Peduli Anak (YPA) NTB, Perkumpulan Solusi Anak Bangsa (Sobat NTB), Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) NTB, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) NTB, serta Pusat Bantuan Hukum (PBH) Mangandar.

Baca Juga :  637 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di NTB Jadi Sorotan, Pemprov Siapkan Aplikasi Aduan Cepat

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem perlindungan anak di NTB, sekaligus mempercepat penanganan kasus kekerasan anak dengan pendekatan yang profesional, terpadu, dan manusiawi.

Jadi catatan, Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bahwa Kekerasan terhadap Perempuan dan anak masih rawan terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tahun 2024 lalu, ditemukan setidaknya 976 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari jumlah tersebut, kekerasan terhadap anak mencapai 603 kasus. Sisanya merupakan kekerasan terhadap perempuan dewasa yang mencapai 338 kasus.

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Berita Terbaru