Danau Kelimutu, Si Danau 3 Warna Yang Pernah Ada Di Uang Kertas 5000

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com- Danau Kelimutu terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Danau ini terletak di Gunung Kelimutu, dengan gunung yang memiliki total 3 danau.

Gunung berapi tersebut memiliki ketinggian 1640 mdpl dan merupakan bagian daerah cagar alam seluas kurang lebih 500 ha.

Dikutip dari Taman Nasional Kelimutu, Danau Kelimutu memiliki luas kurang lebih 1,05 juta meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik.

Awalnya, wilayah ini ditemukan oleh seorang warga Belanda bernama Lio Van Such Telen pada tahun 1915. Kecantikannya menjadi terkenal setelah Y. Bouman mendokumentasikannya dalam tulisannya pada tahun 1929. Sejak saat itu, wisatawan asing mulai berkunjung untuk menikmati keindahan danau ini, meskipun dikenal angker oleh masyarakat setempat. Mereka yang datang tidak hanya pecinta keindahan alam, tetapi juga para peneliti yang ingin memahami fenomena alam yang sangat langka ini.

Baca Juga :  Puncak Nanga Tumpu, Destinasi Wisata Keren di Dompu

Kelimutu terdiri dari dua kata yaitu “keli” yang artinya gunung dan “mutu” yang berarti mendidih. Danau Kelimutu terletak di Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores dan memiliki tiga danau dengan warna air yang berbeda-beda, yaitu biru, merah, dan putih. Menurut kepercayaan setempat, setiap warna memiliki arti dan kekuatan alam yang berbeda.

Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” dipercayai sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa anak-anak yang telah meninggal, Danau berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” dipercayai sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang meninggal yang melakukan kejahatan selama hidupnya. Danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” dipercayai sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang meninggal.

Baca Juga :  2 Hotel Berbintang Bernilai Rp600 Miliar Segera Dibangun di Kota Mataram

Menurut legenda, Danau terbentuk dari pertarungan antara Ata Bupu yang baik hati dan Ata Polo yang jahat. Saat Ata Bupu tidak dapat mengalahkan Ata Polo, ia melarikan diri ke perut bumi, yang kemudian menyebabkan gempa dan terbentuknya Danau Kelimutu.

Penduduk setempat meyakini bahwa perubahan warna air di Danau adalah pertanda akan terjadinya bahaya. Oleh karena itu, mereka mengadakan upacara ritual dan memberikan sesajen bagi arwah orang-orang yang meninggal agar terhindar dari musibah. Namun, selain sebagai tempat spiritual, juga menawarkan keindahan alam pegunungan Kelimutu yang masih alami yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.

 

Berita Terkait

PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban untuk Lombok, Salah Satunya Berbobot Lebih dari Satu Ton
Sapi Kurban ‘Sultan’ dari Wakil Ketua DPR RI Golkar Sari Yuliati Mendarat di Praya, Bobotnya Tembus Satu Ton
KPU NTB Gelar ‘Sekolah Demokrasi’ di Lombok Barat, Warning Keras: Jangan Tukar Masa Depan dengan Uang Tunai
Cedera Serius di Rinjani, Pendaki Malaysia Diterbangkan ke Bali untuk Dirawat, Bukan di RSUD NTB
Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Rinjani Berhasil, Korban Diterbangkan ke Rumah Sakit di Bali
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:09 WIB

PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:32 WIB

Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:35 WIB

Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:19 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban untuk Lombok, Salah Satunya Berbobot Lebih dari Satu Ton

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:43 WIB

Sapi Kurban ‘Sultan’ dari Wakil Ketua DPR RI Golkar Sari Yuliati Mendarat di Praya, Bobotnya Tembus Satu Ton

Berita Terbaru