Bulog Bima Gaspol Salurkan Beras SPHP, Satgas Pangan Kawal Ketat dari Gudang ke Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Perum Bulog Kantor Cabang Bima di bawah naungan Kanwil NTB terus mengintensifkan distribusi Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Upaya ini dilakukan dengan pengawasan ketat agar pendistribusian tepat sasaran.

“Beras SPHP ini bisa diakses langsung oleh masyarakat dan pendistribusiannya terus kami percepat,” ujar Kepala Cabang Bulog Bima, Heri Sulistyo, kepada SUMBAWAPOST.com, Jumat (25/7/2025).

Menurut Heri, penyaluran SPHP dilakukan melalui empat jalur utama yang ditetapkan pemerintah pusat. Yakni, lewat pedagang pengecer di pasar tradisional, Koperasi Merah Putih, kios-kios binaan pemda, serta program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan.

Baca Juga :  BULOG Bima Beri Garansi: Beras SPHP Bebas Oplosan dan Takaran Pas 5 Kg!

“GPM ini jadi salah satu kanal strategis dalam menjangkau masyarakat dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Heri juga memastikan kualitas beras SPHP terjamin, dengan berat kemasan 5 kilogram sesuai standar dan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yakni Rp12.500 per kilogram.

Baca Juga :  Baiq Uswatun Hasanah Mahasiswi Unram Jadi Putri Mandalika NTB 2025, Inilah Sederet Prestasinya 

“Berasnya jelas berkualitas dan beratnya tepat 5 kilogram, sesuai ketentuan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa proses distribusi dan penjualan SPHP diawasi langsung oleh Tim Satgas Pangan Daerah yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta Dinas Ketahanan Pangan. Langkah ini untuk menjamin penyaluran berjalan efektif, tepat sasaran, dan membantu pengendalian harga di tengah masyarakat.

“Semua dilakukan secara terpadu agar tujuan pengendalian inflasi dan stabilisasi pangan benar-benar tercapai,” pungkas Heri.

Berita Terkait

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat
Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
68 Blok WPR NTB Ditata, 21 Koperasi Ajukan IPR untuk Tekan Tambang Ilegal
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat

Berita Terbaru