BEM Diguyur Dana Riset Rp1,9 Triliun: KAMMI Setuju, Asal Otak Makin Cerdas, Lidah Tetap Tajam

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, JAKARTA – Kebijakan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Brian mengalokasikan dana jumbo Rp1,9 triliun untuk mendukung riset yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di seluruh Indonesia menuai apresiasi sekaligus catatan kritis dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Wakil Ketua Umum PP KAMMI, Nazmul Watan, M.Sc, menyebut langkah ini sebagai terobosan bersejarah di dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa kini tidak hanya menjadi agent of change di tataran wacana, tapi juga agent of solution yang menghadirkan karya nyata berbasis riset dan inovasi.

“Riset adalah napas kemajuan peradaban. Ketika mahasiswa diberi ruang, kepercayaan, dan sumber daya, ide-ide mereka tak lagi berhenti di forum diskusi, tapi lahir sebagai solusi konkret yang menjawab tantangan zaman,” ujar Nazmul di Jakarta, Selasa (12/8).

Baca Juga :  Gedung DPRD NTB Dibakar, Gubernur Iqbal Gerak Cepat Gandeng OKP Cipayung Plus dan BEM Redam Gejolak

Ia menilai, keterlibatan BEM dalam riset akan memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri sesuai dengan paradigma triple helix yang telah terbukti efektif mengakselerasi inovasi nasional.

Namun, apresiasi itu disertai kritik. Nazmul menanggapi pernyataan Kepala LLDikti Wilayah IV, Lukman, yang sebelumnya mengatakan dana proyek Rp200-300 juta per proposal BEM.

“Lebih bermanfaat ketimbang demonstrasi,”terangnya.

“Demonstrasi bukan sekadar teriak di jalan. Itu bagian dari tradisi akademik dan refleksi tanggung jawab moral mahasiswa. Dana riset besar tidak boleh dijadikan alasan untuk membungkam ruang demokrasi,” tegasnya.

Baca Juga :  BBPOM Bongkar Ancaman Obat Ilegal di NTB, Rp3,9 Miliar DAK Disiapkan untuk Program Pangan Aman

Menurut Nazmul, kebebasan akademik akan subur bila ada keseimbangan antara inovasi dan kemerdekaan berpendapat secara damai. KAMMI, kata dia, siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk memastikan program riset ini berjalan optimal, sekaligus mengonsolidasikan seluruh kadernya yang memimpin BEM agar memanfaatkan peluang ini demi penguatan kapasitas intelektual dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan sekadar angka Rp1,9 triliun. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” tutup Nazmul.

 

Berita Terkait

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Status Kekeringan Lombok Barat Naik Jadi Darurat
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Sabtu, 12 September 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB