Bawaslu NTB Ingatkan Pengawas Jangan Jual Harga Diri, Menjual Kehormatan Pengawas Pemilu dengan Suap

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Bawaslu NTB menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Hasil Pengawasan pada Pemilihan Umum Tahun 2024 dengan Bawaslu Kabupaten/Kota, Pemantau Pemilu, serta stakeholder terkait. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada Jumat-Minggu (22/11-24/11) di Kota Mataram.

Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri, memberikan sambutan dan arahannya pada pembukaan kegiatan tersebut. ia dengan tegas meminta jajarannya untuk serius, profesional, dan tidak main-main dalam mengawasi jalannya Pilkada, terutama saat pemungutan suara hingga proses rekapitulasi dan penetapan hasil Pilkada.

“Ingat, apa yang kita lakukan ini menentukan masa depan NTB, jangan coba-coba sampai menjual kehormatan pengawas pemilu dengan janji, iming-iming atau suap. Kalau ada yang ketahuan menerima sesuatu atau main mata dari paslon akan kami berikan sanksi tegas,” tegas Hasan.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Etik, Ketua Bawaslu Dompu Diperiksa DKPP

Lebih lanjut, ia menyampaikan netralitas pengawas pemilu. Mulai tingkat kabupaten/kota, kecamatan, dan pengawas TPS menjadi fokus perhatian Bawaslu ProvinsI NTB di Pilkada 2024. Ia tidak ingin mengulangi Pemilu 2024 di mana terjadi penghitungan suara ulang di salah satu Kabupaten di NTB dan terbukti bahwa adanya pergeseran suara caleg.

Baca Juga :  Tanpa Gugatan, KPU Kota Mataram Resmi Tetapkan Mohan-Mujib Jadi Wali Kota Dan Wakil Wali Kota

“Itu pukulan keras bagi kita, bukti bahwa saat itu, ada penyelenggara yang tidak berintegritas, jadi sekarang netralitas penyelenggara menjadi concern kita semua, untuk memastikan tidak ada kejadian serupa, apalagi sekarang masyarakat diperbolehkan mengambil foto C.Hasil,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Anggota Bawaslu, Suhardi dan Umar Achmad Seth yang juga menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses pada Pemilu 2024. Mereka juga menekankan agar catatan-catatan di Pemilu 2024 menjadi atensi seluruh pihak agar menjadikan Pilkada lebih baik dan berintegritas.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru