Anggaran Kesbangpol Kabupaten Bima Mencurigakan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Ardiansyah (Zang Alang)

Tahukah Anda bahwa ada alokasi anggaran yang fantastis untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bima pada tahun 2023.

Besaran anggaran yang diterima oleh lembaga ini menimbulkan pertanyaan besar karena dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan dan fungsinya. Sebagai lembaga yang berfokus pada urusan kesatuan bangsa dan politik, seharusnya anggaran yang dialokasikan tidak semestinya sebesar itu.

Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bima tahun 2023, sebagaimana dikutip dari sumber (www.jurnalntb.id/2024/03/lkpj-bupati-bima-tahun-anggaran-2023), anggaran belanja untuk Kesbangpol mencapai Rp 24.208.751.418. Angka yang besar ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama karena tidak sebanding dengan tugas dan fungsi yang diemban oleh lembaga tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tegaskan Pemimpin Masa Depan Harus Cerdas 3 in 1: Intelektual, Emosional, Spiritual

Jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2022, yang hanya sebesar Rp 4.477.852.000 (sumber: www.oborbima.id, www.oborbima.id/2023/03/24/nota-pengantar-lkpj-bupati-bima-tahun-anggaran-2022), terlihat adanya lonjakan anggaran yang sangat signifikan. Hal ini tentu saja mencurigakan dan menimbulkan kekhawatiran bahwa dana tersebut tidak digunakan sesuai tujuan yang seharusnya.

Lebih mencurigakan lagi, peningkatan anggaran ini terjadi di saat mendekati akhir periode kepemimpinan dan menjelang pelaksanaan pemilihan umum legislatif serta pemilihan kepala daerah. Apakah dana ini sengaja disiapkan sebagai “titipan” untuk kepentingan politik tertentu?

Dugaan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk mendukung agenda politik kelompok atau partai tertentu demi memenangkan pertarungan politik di daerah sangat kuat. Ini menjadi isu yang serius dan perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, terutama masyarakat.

Baca Juga :  Nakalnya si AR Asal Soromandi Bima Sampai Rekam Video Istri Tetangganya Sedang Mandi

DPRD Kabupaten Bima yang baru dilantik diharapkan segera mengambil langkah tegas dengan membentuk panitia khusus (pansus) guna menyelidiki dan mengusut dugaan pembengkakan anggaran ini. Jika perlu, DPRD dapat menggunakan hak interpelasi untuk memanggil Bupati dan Wakil Bupati guna memberikan penjelasan yang lebih lanjut mengenai lonjakan anggaran tersebut.

Tidak hanya DPRD, seluruh elemen masyarakat, lembaga anti korupsi, dan lembaga audit keuangan negara juga perlu turun tangan dalam mengawasi dan mengusut dugaan ketidakwajaran alokasi anggaran ini. Hanya dengan langkah-langkah ini, transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah dapat dijaga, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah bisa dipertahankan.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru