SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Seorang Pendaki WNA asal Rusia atas nama Vladimir terjatuh di lereng yang terjal dan diduga menggunakan jalur tikus untuk menghindari pemeriksaan di Pos 2. Hal ini mengakibatkan dirinya terjebak dalam kondisi yang cukup membahayakan.Jumat (4/10/2021) seorang pria warga negara Rusia yang melakukan pendakian secara ilegal mengalami kecelakaan di sekitar Pos 2 jalur wisata pendakian Sembalun.
Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nikolas Osman kepada media mengatakan, WNA asal Rusia bernama Vladimir tersebut terjatuh saat melanjutkan pendakian dan mengalami luka serius. Cedera yang dialami termasuk nyeri di dada sebelah kanan, luka robek di bagian kepala dengan panjang sekitar 7 sentimeter, serta pergelangan tangan kiri yang membengkak.
“Korban sempat mengirim pesan kepada temannya yang mengantar dengan ojek. Setelah itu, temannya segera menghubungi tim evakuasi dari TNGR, puskesmas, dan Polsek Sembalun untuk segera melakukan penyelamatan,” jelasnya. Minggu 5 Oktober 2024.
Lanjut Ia menjelaskan WNA tersebut jatuh di lereng yang terjal dan diduga menggunakan jalur tikus untuk menghindari pemeriksaan di Pos 2, mengakibatkan dirinya terjebak dalam kondisi yang cukup membahayakan.
“Saat tim melakukan evakuasi, korban mengalami patah tulang dan ditemukan pendarahan di sekitar kepala, jelasnya
Tim evakuasi yang terdiri dari petugas taman nasional, tenaga medis dan aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi, sekira pukul 03.30 Wita, dan korban berhasil dievakuasi pukul 09.00 Wita. Proses evakuasi ini berlangsung lima jam karena terhambat medan yang sulit dan terjal.
Kini korban WNA tersebut dalam perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong, tutupnya










