STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

STKIP YAPIS Dompu Mencatat Capaian Akreditasi Baik Sekali Pada Seluruh Enam Program Studi Sarjana Serta Sejumlah Prestasi Nasional dan Menyiapkan Pengembangan menuju Universitas. Terlihat Juga Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Saat Menyampaikan Ucapan Selamat kepada Wisudawan dan Menyerahkan Sejumlah Bantuan Terhadap Wisudawan Terbaik.

STKIP YAPIS Dompu Mencatat Capaian Akreditasi Baik Sekali Pada Seluruh Enam Program Studi Sarjana Serta Sejumlah Prestasi Nasional dan Menyiapkan Pengembangan menuju Universitas. Terlihat Juga Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Saat Menyampaikan Ucapan Selamat kepada Wisudawan dan Menyerahkan Sejumlah Bantuan Terhadap Wisudawan Terbaik.

SUMBAWAPOST.com |™ Dompu- STKIP YAPIS Dompu Mencatat Capaian Akademik dengan meraih Akreditasi Baik Sekali pada seluruh Enam Program Studi Sarjana. Capaian tersebut memperkuat langkah Yayasan Pendidikan Islam Dompu untuk memperluas Layanan Pendidikan Tinggi dan menyiapkan Pengembangan Kampus menuju bentuk Universitas.

Capaian itu disampaikan dalam sambutan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Dompu, Arman Anwar Manan, SE, pada Wisuda Sarjana ke-12 STKIP YAPIS Dompu Tahun Akademik 2025/2026. Sambutan tersebut dibacakan oleh istrinya, Nadirah Al Habsyi, AE., Akt, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus Ketua DPW PBB NTB.

Pada kesempatan tersebut, Sambung Nadirah Al Habsyi Perempuan yang juga Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Panjat tebing Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, menegaskan bahwa peningkatan mutu Pendidikan menjadi perhatian utama yayasan. Menurutnya, capaian Akreditasi harus diikuti dengan peningkatan Kualitas Pembelajaran, Bimbingan Akademik, Pelayanan Administrasi, serta kesempatan bagi Mahasiswanya untuk mengembangkan Potensi.

“STKIP YAPIS Dompu telah memperoleh Akreditasi institusi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 29 Agustus 2023,”katanya. Kamis (22/10/2026).

Sementara itu, hingga September 2026, seluruh Enam program studi sarjana di kampus tersebut telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Keenam Program studi itu meliputi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), serta Pendidikan Teknologi Informasi (PTI).

“Capaian terbaru diraih Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi berdasarkan SK LAMDIK Nomor 2081/SK/LAMDIK/Ak/S/IX/2026, setelah menjalani asesmen lapangan pada 26–29 Agustus 2026 oleh asesor dari Universitas Negeri Semarang dan Universitas Pendidikan Ganesha,”ungkap Nadirah Al Habsyi.

Dengan capaian tersebut, Srikandi yang mewakili Pulau Sumbawa jadi Wakil Rakyat tersebut katakan, tidak ada lagi program studi berstatus C di STKIP YAPIS Dompu. “Seluruh program studi telah memperoleh peringkat Baik Sekali,”terangnya.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Terkesan, Dukung Penuh Gerakan RUMPUN Perempuan Dompu

Berdasarkan laporan perkembangan kampus yang disampaikan kepada yayasan, STKIP YAPIS Dompu juga disebut sebagai Satu-satunya Perguruan Tinggi di daratan Pulau Sumbawa bagian timur dengan peringkat Akreditasi institusi tersebut.

Selain capaian akreditasi, STKIP YAPIS Dompu mencatat sejumlah prestasi di tingkat Nasional, khususnya dalam Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Program Pengembangan Mahasiswa.

Berdasarkan data yang disampaikan kepada Yayasan, kampus tersebut masuk Klaster Madya Nasional dalam klasterisasi kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menggunakan data SINTA Kemendikbudristek.

Dari 4.492 perguruan tinggi di Indonesia, sebanyak 238 perguruan tinggi masuk Klaster Madya, termasuk STKIP YAPIS Dompu.

Prestasi lainnya, sebanyak 10 mahasiswa berhasil lolos Program Kampus Mengajar Kemendikbudristek. Sementara itu, 13 mahasiswa lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), yang berdasarkan laporan kampus merupakan jumlah terbanyak se-Pulau Sumbawa.

Para mahasiswa peserta PMM memperoleh kesempatan belajar di sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Jember, Universitas Pendidikan Indonesia, dan IKIP Budi Utomo Malang.

Di bidang akademik, publikasi Dosen di jurnal Nasional terakreditasi juga terus meningkat. Yayasan berharap peningkatan publikasi tersebut berjalan seiring dengan Kualitas Penelitian, integritas Akademik, dan Kontribusi nyata bagi pendidikan serta Pembangunan Daerah.

“Berbekal capaian tersebut, Yayasan Pendidikan Islam Dompu memiliki Cita-cita memperluas Layanan pendidikan tinggi melalui pengembangan STKIP YAPIS Dompu menuju bentuk Universitas,”ungkapnya.

Sejumlah bidang yang masuk dalam gagasan Pengembangan meliputi Pertanian, Peternakan, Hukum, Ekonomi, dan Pertambangan.

Meski demikian, Sambung Nadirah Al Habsyi, sampaikan rencana tersebut akan disiapkan secara bertahap melalui Kajian Kelayakan, kesiapan Dosen, Sarana Pembelajaran, Pembiayaan, serta pemenuhan ketentuan perizinan.

Yayasan berharap pengembangan tersebut dapat membuka lebih banyak pilihan pendidikan tinggi bermutu bagi masyarakat, khususnya generasi muda Dompu, tanpa harus meninggalkan daerah untuk melanjutkan pendidikan.

“Untuk mewujudkan rencana tersebut, yayasan mengharapkan bimbingan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, dukungan pemerintah daerah, dan kerja sama berbagai pihak,”ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Utus 53 Kafilah Diajang MTQ Tingkat Nasional Tahun 2024 di Samarinda

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Perguruan tinggi perlu membekali mahasiswa dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab, tanpa meninggalkan kejujuran akademik.

“Perjalanan STKIP YAPIS Dompu tidak terlepas dari perjuangan panjang Yayasan Pendidikan Islam Dompu yang berdiri pada 2000, dirintis oleh almarhum H. Anwar H. Manan bersama Hj. Sarfiah binti Idris,”imbuhnya.

Pada awalnya, kegiatan Pendidikan dilaksanakan dengan meminjam gedung Sekolah Cokro Aminoto di Kelurahan Karijawa, kemudian berpindah ke gedung SD Negeri 15 di Kelurahan Bali, Kabupaten Dompu.

Pada rentang 2004–2005, kegiatan pendidikan akhirnya berpindah ke gedung milik sendiri di Sawete Timur, Kelurahan Bali.

Pengembangan berlanjut dengan berdirinya STKIP YAPIS Dompu pada 2009. Kampus tersebut awalnya membuka Dua Program Studi sarjana, kemudian bertambah menjadi Enam Program Studi setelah Empat program studi baru memperoleh izin penyelenggaraan pada 2012.

“Seiring meningkatnya minat Masyarakat, yayasan membeli lahan seluas kurang lebih tiga hektare di Desa Sorisakolo, Kecamatan Dompu, untuk pembangunan kampus baru. Perkuliahan mulai dilaksanakan di lokasi tersebut pada rentang akhir 2014 hingga 2015,”bebernya.

Hingga kini, pengembangan fasilitas terus dilakukan, termasuk ruang perkuliahan, lapangan futsal berstandar nasional dengan permukaan interlock, serta gedung baru berlantai dua.

Pada 2024, yayasan juga membeli tanah dan bangunan Pondok Pesantren Al-Amin di Desa Sorisakolo sebagai bagian dari upaya memperkuat sarana pendidikan.

Nadirah Al Habsyi menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pengurus yayasan, pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, dan dukungan masyarakat.

Ia berharap capaian akreditasi serta prestasi nasional menjadi pijakan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas manfaat STKIP YAPIS Dompu bagi masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan
Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik
Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026
Ketua Komisi II Desak Inspektorat Buka Alasan Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus: Anomalinya di Mana?
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Syamsul Fikri: Kalau Kami Anomali, Berarti OPD Juga Anomali
Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional
Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026

Berita Terbaru