Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan DPRD NTB Lalu Wirajaya Saat Menyampaikan Sambutan di Pertunjukan Seni dan Budaya NTB di Jakarta.

Pimpinan DPRD NTB Lalu Wirajaya Saat Menyampaikan Sambutan di Pertunjukan Seni dan Budaya NTB di Jakarta.

SUMBAWAPOST.com |™ Jakarta- Wakil Ketua I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Wirajaya Mengapresiasi Langkah Badan Penghubung Daerah NTB yang kembali Menghidupkan Ruang pertunjukan Seni dan Budaya NTB di Ibu Kota.

Menurut Lalu Wirajaya, penguatan Promosi Budaya harus berjalan beriringan dengan Sektor Pariwisata. Promosi yang dilakukan secara Konsisten dan Masif dinilai mampu memperluas jangkauan Seni Budaya NTB sekaligus mendorong semakin banyak Wisatawan berkunjung ke berbagai Destinasi Wisata di NTB.

Lalu Wirajaya berharap Promosi tersebut terus diperkuat sehingga Kekayaan Budaya dan Destinasi Wisata NTB semakin dikenal, baik di Tingkat Nasional maupun Internasional.

“Promosi Budaya perlu berjalan beriringan dengan Sektor Pariwisata. Promosi tersebut harus dilakukan semakin Masif sehingga Destinasi Wisata NTB mampu menarik lebih banyak Wisatawan,” demikian inti pernyataan Lalu Wirajaya dalam keterangannya, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (13/8/2026).

Lalu Wirajaya menilai Pengembangan Senin dan Budaya NTB memiliki misi yang lebih panjang. Upaya tersebut tidak hanya untuk mempertahankan tradisi, tetapi juga membuka Ruang bagi Generasi Muda untuk belajar sekaligus memperluas jangkauan Seni Budaya NTB kepada Publik.

Menurutnya, penguatan Sanggar Seni, Regenerasi Pelaku Budaya, Konsistensi Pertunjukan, serta perluasan Promosi menjadi fondasi penting agar Seni Budaya NTB tidak berhenti sebagai Identitas Daerah.

Jika dikembangkan secara Konsisten dan dikemas dengan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman, Seni Budaya NTB dinilai memiliki peluang untuk bergerak lebih jauh.

Baca Juga :  KONI Dompu 2025-2029 Resmi Dilantik, Bupati Bambang Tantang Asrullah: Bawa Olahraga Dompu Naik Kelas, Jangan Cuma Janji

Dari Anjungan NTB di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, panggung Seni Budaya dan ruang-ruang komunitas dapat menjadi sarana untuk terus memperkenalkan tradisi Lombok, Sumbawa, serta Bima-Dompu kepada publik yang lebih luas.

Bukan tidak mungkin, panggung Jakarta menjadi salah satu pintu bagi seni budaya NTB untuk melangkah menuju Panggung Nasional hingga Dunia demi mewujudkan semangat NTB Makmur Mendunia.

Secara langsung, Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTB Lalu Wirajaya menyaksikan sejumlah Pertunjukan Seni Budaya NTB, yakni Dramatari Puteri Mandalika, Tari Persembahan Sekar Rinjani, dan Peresean.

Tari Sekar Rinjani merupakan Tarian penyambutan Tamu Kehormatan yang terinspirasi dari Anggrek Endemik dataran tinggi Gunung Rinjani, seperti Vanda lombokensis dan Dendrobium Rinjaniensis.

Tarian tersebut merefleksikan Keanggunan, Keindahan, serta Kemegahan Alam Pegunungan Lombok

Sementara itu, Drama Tari Puteri Mandalika mengangkat legenda asal-usul cacing laut atau nyale dari Kerajaan Tonjeng Beru.

Pengorbanan Puteri Mandalika yang menceburkan diri ke laut demi mencegah perang antarpangeran menjadi latar belakang lahirnya Tradisi tahunan Festival Bau Nyale di pantai selatan Lombok.

Tradisi penangkapan Nyale tersebut telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kemendikbud RI pada 2016.

Adapun Peresean merupakan Seni bela diri Tradisional Masyarakat Sasak yang mempertemukan dua petarung atau Pepadu menggunakan tongkat rotan atau penjalin dan perisai kulit kerbau atau ende.

Baca Juga :  ‘Operasi Plastik’ OPD Selesai, DPRD NTB Hamdan Kasim Warning Gubernur: Jangan Salah Pilih Driver

Peresean memiliki nilai historis sebagai ritual memohon hujan sekaligus latihan ketangkasan Perang. Tradisi tersebut juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2014.

Pementasan Peresean di Jakarta menjadi bagian dari upaya mempererat tali persaudaraan sekaligus memperluas jangkauan Promosi Budaya NTB.

Melalui Kolaborasi antara Badan Penghubung Daerah, Pemerintah Provinsi NTB, Tokoh Masyarakat, serta keterlibatan aktif Komunitas Diaspora Lombok, Samawa, dan Mbojo di Jabodetabek, perhelatan tersebut juga membuka jalan bagi rencana kegiatan yang lebih besar bertajuk “Semalam di NTB” di Kawasan Jakarta Pusat.

Konsep tersebut nantinya dapat memadukan Seni Pertunjukan, Kuliner, dan Promosi Destinasi Wisata NTB secara Konsisten.

Dengan demikian, Panggung Budaya NTB di Jakarta tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga sarana menjaga akar Tradisi tetap hidup sekaligus memperkenalkan Potensi Pariwisata NTB kepada Masyarakat yang lebih luas.

Lalu Wirajaya menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat Membangun NTB yang semakin dikenal di tingkat Nasional dan Internasional.

Dari panggung Budaya di Jakarta, Tradisi Lombok, Sumbawa, serta Bima-Dompu diharapkan terus mendapatkan Ruang untuk Berkembang dan Menjadi bagian dari Kekuatan Promosi Daerah menuju NTB Makmur Mendunia.

“Para Pepadu sudah terlatih, usai berlaga, kembali Semeton bersaudara,” menjadi pesan yang menggambarkan nilai persaudaraan yang tetap dijunjung dalam tradisi Peresean.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru