PON 2028 di NTB, Stadion GOR Turida Dipilih Rehab Ketimbang Bangun Baru Rp700 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOR Turida Mataram Menjadi Salah satu Fasilitas Olahraga yang Disiapkan dalam Persiapan NTB Sebagai Tuan Rumah PON 2028.

GOR Turida Mataram Menjadi Salah satu Fasilitas Olahraga yang Disiapkan dalam Persiapan NTB Sebagai Tuan Rumah PON 2028.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Persiapan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mulai dikebut. Salah satu pekerjaan penting yang menjadi perhatian adalah memastikan kesiapan Stadion GOR Turida Mataram agar memenuhi Standar Kelayakan Penyelenggaraan Ajang Olahraga Nasional tersebut.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan NTB II Pulau Lombok, H. Abdul Hadi, mengatakan opsi Rehabilitasi saat ini lebih memungkinkan dibandingkan membangun Fasilitas Baru. Pertimbangan tersebut tidak lepas dari kebutuhan Anggaran.

Menurut Abdul Hadi, pembangunan Fasilitas Baru diperkirakan membutuhkan Anggaran sekitar Rp700 miliar, sehingga Rehabilitasi menjadi salah satu Alternatif yang dapat disesuaikan dengan Kondisi Keuangan.

“Kegiatan PON tahun 2028 Nusa Tenggarang Barat (NTB) menjadi salah satu Tuan Rumah. Nah kita bersama Rekan-rekan dari Prasarana Strategis itu menyiapkan Kondisi Stadion yang layak lah. Dengan kondisi Keuangan saat ini salah satu alternatifnya adalah Rehab, kalau bangun baru butuh anggaran sekitar Tujuh Ratusan Miliar. itukan butuh Anggaran Besar. Nah, kami kemarin ketika turun Kayanya ini kita akan Rehab saja. Nah besaran Anggaran rehabnya mungkin sekian % dari bangun barunya itu paling tidak nanti tapi berikutnya kita akan berpikir jika kita akan membangun yang lebih besar. Ya nanti berikutnya, tapi kita akan sesuaikan dengan Kondisi,” ujar Abdul Hadi, saat dimintai Keterangan, usai mengikuti pertemuan bersama Pemerintah Provinsi NTB, pimpinan DPRD NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I, dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB di ruang rapat utama BPPW NTB, Kamis Kemarin, di Mataram (30/7/2026).

Baca Juga :  7 Tahun Jalin Hubungan Baik, Pemprov NTB Tawarkan Berbagai Kerja Sama Bagi Provinsi Ningxia Tiongkok

Abdul Hadi menjelaskan, kebutuhan Rehabilitasi Stadion saat ini masih dalam tahap penghitungan. Besaran anggaran nantinya akan disesuaikan dengan kondisi fasilitas serta kebutuhan yang harus Direhabilitasi.

Menurutnya, persiapan kebutuhan Infrastruktur PON 2028 harus dilakukan lebih awal agar usulan Anggaran dapat segera disampaikan kepada Kementerian terkait.

“Nah, ini masih dalam hitungan kalau untuk PON ini, karena baru kita. Belum terlalu cepat rekan-rekan di Daerah itu untuk menyiapkan lebih awal kebutuhannya itu sama Rekan- Rekan. Sekarang ini dibantu, Kira-kira kebutuhan untuk rehab ini yang paling penting untuk kita tarik aja segera Anggarannya karena ada peluang Komisi V itu memberikan ruang kita sukseskan PON di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, nah Kami bersama Kementerian PU menyambut itu,” katanya.

Baca Juga :  6,7 Juta Batang Rokok Ilegal dan 2.820 Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Mataram

Mantan Pimpinan DPRD NTB itu menegaskan, Komisi V DPR RI membuka ruang untuk mendukung kebutuhan Infrastruktur dalam rangka menyukseskan pelaksanaan PON 2028 di NTB.

Karena itu, kebutuhan Rehabilitasi Fasilitas Olahraga dinilai perlu segera dihitung dan disampaikan agar peluang dukungan Anggaran dapat dimanfaatkan.

Abdul Hadi menyebut pilihan Rehabilitasi menjadi salah satu alternatif karena Pembangunan fasilitas baru membutuhkan Anggaran jauh lebih besar.

“Oke kita, cuman rupa-rupanya dengan Pola Rehab. Tetapi berapa angka rehabnya masih belum di hitung. Jadi akan Segera di hitung sebelum tanggal 14 kami berharap usulan ltu susah nampak di Kementerian,” lanjutnya.

Saat ditanya mengenai estimasi anggaran rehabilitasi, Abdul Hadi mengatakan angka tersebut belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penghitungan. “Nah sedang di hitung kalau rehab mungkin sekitar angka berapanya nanti Rekan-rekan Teknis PU lah yang akan menyampaikan,” ujarnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru