SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet menuju PON 2028, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak Ekonomi yang besar bagi Masyarakat.
Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, saat menggelar konferensi pers dengan didampingi Sekretaris KONI NTB Nurhaedin dan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB Agus Sukmayadi di Media Center Porprov XII NTB, Hotel Grand Madani Mataram, Kamis (16/7/2026) mengatakan Porprov XII diikuti 4.860 Atlet, didampingi 1.088 Ofisial, serta melibatkan 519 Wasit, Hakim, dan Juri yang memimpin 758 Nomor Pertandingan pada 51 Cabang Olahraga.
Pertandingan digelar di Enam Daerah, yakni Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa.
Awalnya seluruh Kabupaten/Kota di NTB direncanakan menjadi tuan rumah venue. Namun karena keterbatasan fiskal, Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, dan Kabupaten Sumbawa mengundurkan diri.
Mori mengungkapkan penyelenggaraan Porprov XII membutuhkan anggaran sekitar Rp14 miliar.
Dari jumlah tersebut, Rp8,8 miliar bersumber dari APBD Provinsi NTB, sedangkan sisanya berasal dari sponsor dan dukungan dunia usaha.
Beberapa sponsor utama antara lain PT Amman Mineral Indonesia sebesar Rp1 miliar, Bank NTB Syariah sebesar Rp500 juta, serta dukungan PT Damri berupa armada bus operasional dengan nilai lebih dari Rp200 juta.
Selain itu, Angkasa Pura, ASDP, Hotel Grand Madani, sanggar seni, hingga berbagai pelaku usaha turut memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas maupun produk.
“Kami tetap menjaga transparansi. Tidak boleh ada pembiayaan ganda. Mana yang dibiayai APBD, mana yang dibiayai sponsor semuanya dipisahkan secara jelas,” tegas Mori.
KONI NTB memperkirakan Porprov XII akan disaksikan lebih dari 150 ribu penonton selama penyelenggaraan.
Dengan ribuan atlet, ofisial, tamu KONI Pusat, pengurus PB cabang olahraga hingga wisatawan olahraga yang datang ke NTB, perputaran ekonomi diproyeksikan mencapai sedikitnya Rp100 miliar.
Saat ini sekitar 4.200 kamar hotel telah dipesan untuk kebutuhan kontingen dan tamu sehingga memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, UMKM, kuliner, dan jasa lainnya.
“Kalau melihat antusiasme masyarakat, kami optimistis perputaran ekonomi tahun ini bisa dua kali lipat dibanding Porprov sebelumnya,” katanya.
Lebih jauh, Mori menegaskan hasil Porprov XII akan menjadi dasar seleksi atlet menuju PON 2028 dengan target membawa NTB masuk lima besar nasional.
Atlet-atlet terbaik hasil Porprov akan dipersiapkan melalui program pembinaan jangka panjang selama dua tahun yang telah mendapat dukungan prinsip dari Gubernur NTB.
Selain Atlet, KONI juga akan mengevaluasi kesiapan organisasi setiap Cabang Olahraga. Cabor yang dinilai belum memenuhi standar organisasi maupun prestasi akan dievaluasi sebelum diputuskan mengikuti PON XXII Tahun 2028.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










