Gubernur NTB Miq Iqbal Siapkan Dana Hingga Rp500 Juta Lewat Program Desa Berdaya

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Miq Iqbal memberikan arahan kepada para kepala Desa saat kegiatan kemitraan bersama Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur NTB. Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB memperkuat pembangunan desa melalui Program Desa Berdaya dengan dukungan anggaran hingga Rp500 juta.

Gubernur NTB Miq Iqbal memberikan arahan kepada para kepala Desa saat kegiatan kemitraan bersama Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur NTB. Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB memperkuat pembangunan desa melalui Program Desa Berdaya dengan dukungan anggaran hingga Rp500 juta.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat pembangunan dari tingkat Desa melalui Program Desa Berdaya. Program unggulan tersebut tidak hanya menghadirkan pendampingan masyarakat, tetapi juga dukungan anggaran sebesar Rp300 juta hingga Rp500 juta bagi Desa-desa terpilih guna mempercepat pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dalam rangka Mendukung Program Prioritas Nasional melalui Kemitraan bersama Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, serta para Kepala Desa dari berbagai kabupaten dan kota di NTB.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal 'Curhat Ilmiah' di Yanmu NW Praya: Santri Jangan Cuma Bisa Ngaji, Tapi Juga Ngitung Warisan

Di hadapan para kepala desa, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah provinsi menempatkan Desa sebagai titik awal dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami percaya bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Pembangunan harus bertumpu pada desa. Oleh sebab itu, kehadiran kepala desa pada hari ini sangat penting untuk bersama-sama merumuskan langkah pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Menurut Gubernur, Program Desa Berdaya dirancang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai inovasi pembangunan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga :  Pelantikan Tak Biasa, Gubernur Iqbal Lantik PJ Sekda NTB di Tenda Darurat Banjir

Program ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.

Momentum kehadiran Ketua Komisi II DPR RI juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog bagi para kepala desa untuk memperoleh pemahaman lebih luas mengenai arah kebijakan pembangunan nasional dan masa depan Pemerintahan Desa.

“Saya ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada bapak dan ibu kepala desa untuk berdiskusi dengan Ketua Komisi II DPR RI. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, gali pandangan dan arahan beliau terkait prospek pembangunan Desa ke depan,” tutupnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru