Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Lombok Utara, 281 Petugas Turun ke Lapangan, Bupati Sebut Data Jadi Kompas Pembangunan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar bersama jajaran pemerintah daerah dan Kepala BPS Kabupaten Lombok Utara saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Utara.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar bersama jajaran pemerintah daerah dan Kepala BPS Kabupaten Lombok Utara saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lombok Utara.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Utara- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan mengusung tema ‘Data Lengkap, Ekonomi Kuat, Lombok Utara Hebat’. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat basis data ekonomi daerah sebagai fondasi perencanaan pembangunan.

Acara peluncuran berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT, Ketua DPRD Agus Jasmani, Ketua TP-PKK Hj. Rohani Najmul Akhyar, Sekda Shabudin, M.Si, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Kepala BPS Lombok Utara, Isa, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus kelima secara nasional yang sebelumnya dilaksanakan pada 1986, 1996, 2006, dan 2016. Untuk wilayah Lombok Utara, sebanyak 281 petugas telah disiapkan, terdiri dari 33 pengawas lapangan dan 248 petugas pendata lapangan (PPL) yang telah disebar ke seluruh kecamatan hingga tingkat RT.

“Sebelum terjun ke lapangan, kami telah melatih mereka selama 6 hari, baik online maupun tatap muka termasuk praktik di kelas, hari ini memasuki hari ketujuh dari target pelaksanaan selama kurang lebih 2,5 bulan, petugas kami sudah melaksanakan tugas di semua wilayah dengan semangat tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Tersenyum di 2025, Tapi Menahan Napas di Awal 2026: 1.890 Kasus Stunting Baru Muncul

Ia menegaskan, cakupan sensus kali ini sangat komprehensif, mencakup seluruh pelaku usaha dari skala besar hingga mikro, termasuk usaha berbasis digital. Tidak ada satu pun unit usaha yang akan terlewat dalam pendataan.

Data yang dihimpun akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, termasuk pemetaan pertumbuhan sektor usaha dan distribusi ekonomi di tiap wilayah.

“Melalui sensus ini, kita akan mengetahui pertumbuhan ekonomi secara masif di masing-masing sektor, distribusi usaha di setiap kecamatan dan desa, serta profil pelaku ekonominya, Hasil olahan data akan di sampaikan pada tahun depan untuk digunakan dalam perencanaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Lombok Utara,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas petugas sensus agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sensus Ekonomi 2026 di Lombok Utara ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026, dengan hasil akhir dipublikasikan pada 2027.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menegaskan bahwa kualitas pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

“Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS, Melalui sensus, kita akan memperoleh gambaran komprehensif mengenai dinamika perekonomian daerah, termasuk perkembangan usaha, potensi sektor unggulan, tantangan pelaku usaha, serta peluang pengembangan ekonomi masa depan,”ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa data sensus sangat penting dalam memperkuat sektor pariwisata, UMKM, pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Lombok Utara.

Bupati juga mengajak seluruh OPD, camat, kepala desa, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar dan akurat.

“Terimalah para petugas sensus yang datang untuk melakukan pendataan, berikan informasi yang benar sesuai dengan kondisi yang sebenar-benarnya karena setiap data yang diberikan akan menjadi penting dalam menyusun masa depan pembangunan Kabupaten Lombok Utara,” pesannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di lapangan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru