Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Abul Chair  saat menyampaikan sambutan mewakili Gubernur NTB pada acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) antara Kementerian UMKM RI dan Bank NTB Syariah di Mataram.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Abul Chair saat menyampaikan sambutan mewakili Gubernur NTB pada acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) antara Kementerian UMKM RI dan Bank NTB Syariah di Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat. Setelah menunggu selama delapan tahun, Bank NTB Syariah kembali resmi diaktivasi sebagai lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan mendapatkan alokasi pembiayaan senilai Rp40 miliar pada tahun 2026.

Aktivasi kembali Bank NTB Syariah sebagai penyalur KUR ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembiayaan KUR antara Kementerian UMKM RI dan Bank NTB Syariah yang disambut positif oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Dengan status tersebut, Bank NTB Syariah kini menjadi lembaga penyalur KUR ke-43 secara nasional.

Untuk tahun 2026, Bank NTB Syariah memperoleh plafon pembiayaan sebesar Rp40 miliar, yang terdiri dari Rp30 miliar untuk sektor UMKM dan Rp10 miliar untuk pembiayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pemerintah Provinsi NTB menilai alokasi pembiayaan tersebut akan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat, memperluas akses permodalan, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru di daerah.

Baca Juga :  Jhon Meninggal Misterius, Karyawan Koperasi Bupati Dompu? Keluarga Lapor Polisi: Koperasi, Puskesmas dan Istri Siri Harus Diperiksa

Mewakili Penjabat Gubernur NTB, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, menegaskan bahwa kerja sama tersebut memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar penyaluran kredit.

“Yang dibangun bukan hanya transaksi keuangan, tetapi juga harapan, lapangan kerja, dan masa depan masyarakat NTB,” ujarnya. Dalam keterangan yang diterima media ini, Jum’at (19/6/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk program Desa Berdaya yang diarahkan untuk melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di setiap desa.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menjelaskan bahwa penyaluran KUR tahun ini tidak hanya berfokus pada pembiayaan semata, tetapi juga akan dibarengi dengan pola pendampingan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Bukan Gempa, Bukan Banjir, Tapi Uang BTT Rp145 Miliar yang ‘Tersapu’ Entah ke Mana, LMND NTB Angkat Suara

“Penyaluran KUR kali ini akan difokuskan pada pola pendampingan berbasis klaster usaha agar para pelaku UMKM dapat naik kelas secara berkelanjutan,” katanya.

Pendekatan berbasis klaster tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperkuat jaringan usaha, serta mendorong pelaku usaha lokal berkembang lebih cepat.

Di sisi lain, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik, berharap alokasi KUR yang disalurkan Bank NTB Syariah dapat lebih banyak menyasar sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian daerah.

“Pembiayaan ini lebih banyak mengalir ke sektor produksi seperti pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, industri pengolahan pangan, hingga ekonomi kreatif demi menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah,” ujarnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan
DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah
MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika
Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia, Disaksikan 670 Juta Penonton di 200 Negara
MotoGP Mandalika Masuk Tahun Kelima, Jadi Kebanggaan Bangsa dan Mesin Promosi Indonesia ke Dunia
Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Ditahan di Markas Brimob, Kejati NTB Ungkap Alasannya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:07 WIB

Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:18 WIB

DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:53 WIB

DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:30 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika

Berita Terbaru