Konjen AS Soroti Dampak Tambang di NTB, Wagub Umi Dinda Sambut Kolaborasi Pengawasan Kualitas Air

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda menerima kunjungan Konsul Politik dan Ekonomi Amerika Serikat John McDaniel bersama tim Ambassadors Water Expert Program (AWEP) di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTB untuk membahas pengelolaan sumber daya air dan dampak lingkungan di NTB.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda menerima kunjungan Konsul Politik dan Ekonomi Amerika Serikat John McDaniel bersama tim Ambassadors Water Expert Program (AWEP) di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTB untuk membahas pengelolaan sumber daya air dan dampak lingkungan di NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Isu dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi perhatian internasional. Konsulat Jenderal Amerika Serikat bersama tim Ambassadors Water Expert Program (AWEP) menjadikan NTB sebagai lokasi kolaborasi strategis untuk pengelolaan sumber daya air dan mitigasi dampak lingkungan.

Hal tersebut mengemuka saat Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda menerima kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat beserta tim AWEP di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Konsul Politik dan Ekonomi Amerika Serikat, John McDaniel, bersama pakar hidrologi Steve, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Baca Juga :  Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Dalam paparannya, John McDaniel menjelaskan bahwa AWEP merupakan program yang menghadirkan para ahli dari Amerika Serikat ke negara mitra untuk mendukung pelatihan, diskusi, dan pertukaran pengetahuan terkait pengelolaan air.

“Kami memilih NTB karena banyak menerima aspirasi dari pemerintah maupun masyarakat mengenai kekhawatiran dampak pertambangan terhadap lingkungan dan kesehatan. Melalui program ini, kami ingin berbagi pengalaman dan keahlian teknis untuk membantu menilai kualitas air serta memitigasi dampak kegiatan pertambangan seperti tembaga, emas, dan nikel,” ungkap John.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB Umi Dinda menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Amerika Serikat terhadap berbagai isu lingkungan yang berkembang di daerah.

Baca Juga :  Dana BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Siapkan Gugatan PTUN soal Pergub NTB

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kualitas lingkungan dan sumber air bersih.

“NTB memiliki potensi tambang yang besar, namun kita juga menghadapi tantangan terkait pencemaran sumber air bersih yang berimplikasi pada kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting. Kehadiran program AWEP ini sangat relevan dengan upaya perbaikan sanitasi dan ketersediaan air bersih yang sedang kami galakkan,” ujar Wagub Umi Dinda.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pengawasan kualitas air sekaligus menghadirkan rekomendasi teknis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru