Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sembilan terduga pelaku yang diamankan dalam operasi penggerebekan Kampung Rawan Narkoba di Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, bersama sejumlah barang bukti berupa sabu, alat hisap (bong), timbangan digital, telepon genggam, serta perlengkapan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Sabtu (13/6/2026).

Sembilan terduga pelaku yang diamankan dalam operasi penggerebekan Kampung Rawan Narkoba di Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, bersama sejumlah barang bukti berupa sabu, alat hisap (bong), timbangan digital, telepon genggam, serta perlengkapan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Sabtu (13/6/2026).

SUMBAWAPOST.com | Bima- Pengungkapan kasus narkotika di Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, terus dikembangkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota. Setelah mengamankan sembilan terduga pelaku dalam operasi penegakan hukum skala besar, penyidik kini fokus mendalami peran masing-masing terduga serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Pengembangan dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di beberapa titik lokasi penggerebekan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Bima Kota AKP Masdidin, S.H., menegaskan bahwa operasi yang dilakukan di Kelurahan Kumbe merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bima Kota.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Bima Kota dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah yang menjadi perhatian dan rawan terhadap aktivitas narkoba,” jelas AKP Masdidin, dalam keterangan yang diterima media ini. Senin (15/6/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sembilan terduga pelaku dari sejumlah lokasi berbeda di Kelurahan Kumbe. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa kristal yang diduga sabu, alat hisap atau bong, timbangan, pipet sendok, telepon genggam, serta sejumlah perlengkapan lainnya yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para terduga pelaku diduga memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari pengguna hingga pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Saat ini seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bima Kota. Penyidik juga terus melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang telah diamankan guna mengungkap keterkaitan antar pelaku serta kemungkinan adanya pemasok maupun jaringan yang lebih besar.

Kelurahan Kumbe selama ini menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian aparat kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba. Karena itu, operasi serupa akan terus dilakukan sebagai langkah preventif dan represif untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.

Baca Juga :  Pria di Kota Bima Pukul Seorang Ibu Hingga Bersimbah Darah, Saat Ditangkap Langsung Pucat

Polres Bima Kota memastikan tidak akan berhenti pada penangkapan para terduga pelaku yang telah diamankan. Pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Kota Bima.

Selain penindakan hukum, kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif demi melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru