SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar arena kegiatan.
Memasuki hari kelima pelaksanaan MTQ XXXI NTB, aktivitas ekonomi masyarakat terlihat semakin bergeliat, khususnya di kawasan Majelis II Masjid Agung Praya yang menjadi lokasi pelaksanaan cabang Qiraat Al-Qur’an, Minggu (14/6/2026).
Ramainya peserta, kafilah, dan pengunjung yang hadir untuk menyaksikan perlombaan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang yang berjualan di sekitar arena MTQ.
Salah seorang pedagang sempol, Samanhudi, mengaku mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan sejak memindahkan lokasi usahanya ke area kegiatan MTQ. Sebelumnya, ia berjualan di depan RS Cahaya Medika sebelum akhirnya memilih berjualan di sekitar Masjid Agung Praya setelah mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan MTQ dari sesama pedagang.
“Biasanya pendapatan saya sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per hari. Setelah berjualan di sini, pendapatan bisa mencapai sekitar Rp700 ribu per hari,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung yang datang setiap hari memberikan peluang usaha yang lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
Selain menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan, keberadaan lapak-lapak kuliner di sekitar arena perlombaan juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang menyaksikan rangkaian MTQ.
Salah seorang pengunjung, Qiara, menilai kehadiran UMKM menjadi nilai tambah yang membuat suasana MTQ semakin hidup dan memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi masyarakat.
“Dengan adanya UMKM, pengunjung bisa menikmati kuliner sambil mendengarkan lantunan Al-Qur’an. Jadi tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga bisa menikmati berbagai makanan yang tersedia,” katanya.
Kehadiran para pelaku UMKM di sekitar arena MTQ dinilai turut memperkuat semarak penyelenggaraan MTQ XXXI NTB sekaligus menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Selain menjadi wadah syiar Islam dan pembinaan tilawah Al-Qur’an, MTQ XXXI NTB juga menunjukkan bagaimana sebuah kegiatan keagamaan mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










