Madapangga Dipilih Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional, PT Berdikari Siapkan Kawasan Modern di Bima

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabtu, 9 Mei 2026, rombongan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima bersama Dinas PUPR Kabupaten Bima mendampingi Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun Junaidin, M.Sc., beserta rombongan saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung lokasi calon kawasan hilirisasi peternakan di Desa Madawau dan Desa Tolonggeru, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Sabtu, 9 Mei 2026, rombongan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima bersama Dinas PUPR Kabupaten Bima mendampingi Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun Junaidin, M.Sc., beserta rombongan saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung lokasi calon kawasan hilirisasi peternakan di Desa Madawau dan Desa Tolonggeru, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

SUMBAWAPOST.com| Jakarta-Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, ditetapkan sebagai lokasi prioritas pembangunan kawasan peternakan ayam terintegrasi yang menjadi bagian dari program hilirisasi peternakan nasional. Penetapan tersebut dilakukan setelah kawasan ini dinilai paling memenuhi persyaratan biosecurity atau keamanan hayati peternakan dibanding sejumlah lokasi lain yang diusulkan.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Berdikari dan Pemerintah Kabupaten Bima yang berlangsung di Gedung Graha Gabah Lantai 3, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev, menjelaskan bahwa kawasan yang akan dikembangkan di Madapangga dirancang sebagai pusat industri peternakan ayam modern yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Ruang lingkup kerja sama mencakup pembangunan sejumlah fasilitas peternakan modern yang meliputi pabrik pakan, pusat indukan ayam atau Parent Stock, Day Old Chick (DOC), pusat budidaya atau hatchery, serta rumah potong unggas yang terintegrasi dalam satu kawasan,” jelas Muhamad Riadi. Dalam keterangannya. Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, penetapan Madapangga dilakukan setelah melalui kajian teknis yang dilakukan konsultan PT Berdikari terhadap sejumlah lokasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bima.

“Dari enam lokasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Bima, pihak konsultan PT Berdikari menetapkan Kecamatan Madapangga sebagai lokasi yang paling memenuhi persyaratan biosecurity peternakan,” ungkapnya.

Pengembangan kawasan peternakan terintegrasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan industri unggas di Kabupaten Bima. Selain memperkuat sektor peternakan daerah, proyek ini juga berpotensi membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Masuk Arena Debat Pilgub NTB 2024  Tanpa ID CARD dan Melanggar Tata Tertib Akan Diusir

Keberadaan fasilitas yang terintegrasi mulai dari produksi pakan, pembibitan, penetasan hingga rumah potong unggas diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rantai produksi serta mendukung kebutuhan industri peternakan yang berdaya saing.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat hilirisasi peternakan nasional melalui pembangunan kawasan produksi unggas modern yang terintegrasi, berkelanjutan, dan memiliki standar keamanan hayati yang tinggi.

Dengan terpilihnya Madapangga sebagai lokasi prioritas, Kabupaten Bima diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pengembangan peternakan ayam modern di Indonesia Timur sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi
Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan
TMI NTB Tancap Gas! Tiga DPD Resmi Dibentuk, Siap Kawal Kepentingan Petani
KPID NTB Ajak Santri Jadi Benteng Hoaks, Abdul Muluk: Kuasai Media Sosial dengan Dakwah Positif
Gubernur NTB Resmi Tutup Porprov XII 2026, Miq Iqbal: Pemenangnya Kita Semua
Soroti Dana Tali Asih dan Unggahan Medsos, Elemen Masyarakat Kepung Kantor Hotman 911 di Mataram
Gubernur Iqbal Siapkan Reformasi Pengelolaan APBD, Fokus Tekan SiLPA hingga Optimalkan Aset Daerah
MotoGP Mandalika 2026 Bidik 150 Ribu Penonton, MGPA: SDM NTB Sudah Berstandar Internasional
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:05 WIB

Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:23 WIB

Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:12 WIB

TMI NTB Tancap Gas! Tiga DPD Resmi Dibentuk, Siap Kawal Kepentingan Petani

Senin, 27 Juli 2026 - 18:03 WIB

KPID NTB Ajak Santri Jadi Benteng Hoaks, Abdul Muluk: Kuasai Media Sosial dengan Dakwah Positif

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:45 WIB

Gubernur NTB Resmi Tutup Porprov XII 2026, Miq Iqbal: Pemenangnya Kita Semua

Berita Terbaru