SUMBAWAPOST.com| Mataram- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi, mengunjungi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Senin (8/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan KONI NTB terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Nusa Tenggara Barat.
Selain mempererat silaturahmi antara insan olahraga dan insan pers, pertemuan tersebut juga membahas berbagai agenda olahraga strategis yang akan berlangsung di NTB, termasuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028.
Dalam kesempatan itu, Mori Hanafi mengapresiasi langkah PWI NTB yang menghadirkan Porwada sebagai ajang memperkuat kebersamaan wartawan melalui kegiatan olahraga.
“Semoga PWI bisa menjadi komando dalam membangun semangat kebersamaan dan mendukung kemajuan olahraga di NTB,” ujar Mori.
Menurut anggota Komisi V DPR RI tersebut, tahun 2026 menjadi periode penting bagi perkembangan olahraga di NTB. Selain Porwada yang akan menjadi sejarah baru bagi kalangan wartawan, KONI NTB juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
“Kami dari KONI akan menggelar Porprov bulan depan. Di saat yang sama, kami juga terus mematangkan persiapan menuju PON NTB-NTT 2028,” katanya.
Mori optimistis NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) mampu menjadi tuan rumah yang sukses pada ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia tersebut. Menurutnya, berbagai tantangan yang sempat muncul pada tahap awal persiapan kini telah berhasil diatasi.
“Tantangan terbesar sudah kita lewati. Kita sangat siap menjadi tuan rumah. Kita lawan framing-framing yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” tegasnya.
Ia menilai PON 2028 akan menjadi event olahraga terbesar yang pernah digelar di NTB, baik dari sisi jumlah peserta maupun dampak ekonomi yang akan dirasakan masyarakat.
“Hitungan saya, event PON ini yang paling besar. Selama 17 hari, puluhan ribu orang akan datang ke NTB. Ini tentu akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Mori juga menyebut sejumlah venue olahraga yang selama ini digunakan untuk berbagai kejuaraan masih sangat memungkinkan dimanfaatkan dalam mendukung pelaksanaan PON 2028. Fasilitas tersebut juga dapat digunakan untuk menyukseskan pelaksanaan Porprov maupun Porwada PWI NTB 2026.
Terkait rencana Diskusi Publik yang akan digelar PWI NTB pada penutupan rangkaian Porwada 2026, Mori menyatakan kesiapannya untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Insya Allah saya juga akan hadir dalam diskusi publik yang direncanakan PWI NTB di akhir kegiatan Porwada,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, mengatakan Porwada PWI NTB 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi wartawan di daerah tersebut. Selama ini, kegiatan olahraga yang dilakukan PWI lebih banyak difokuskan pada seleksi atlet wartawan untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
“Porwada ini pertama kali kami gelar. Biasanya hanya seleksi untuk Porwanas, tetapi sekarang kami kemas lebih besar dan berbeda agar menjadi ajang kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan wartawan,” ujar Ikliluddin.
Ia berharap Porwada PWI NTB 2026 dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet wartawan berprestasi sekaligus memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan profesionalisme insan pers di Nusa Tenggara Barat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










