SUMBAWAPOST.com | Mataram- Upaya memperkuat ekosistem produk halal dan mendorong daya saing pelaku UMKM terus dilakukan di Nusa Tenggara Barat. Salah satunya melalui kunjungan tim Halal Network International (HNI) ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi NTB dalam rangka sosialisasi produk halal sekaligus mempererat sinergi pemberdayaan UMKM, Jumat (5/6/2026).
Kunjungan tersebut diterima Kepala Dinas Koperasi UKM NTB yang diwakili Sekretaris Dinas, Baiq Ayu Juita Mayasari, didampingi jajaran pegawai Diskop UKM NTB.
Dalam sambutannya, Baiq Ayu Juita Mayasari menyampaikan apresiasi atas kehadiran HNI yang dinilai dapat menambah wawasan terkait pengembangan produk halal serta peluang kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan UMKM di daerah.
“Alhamdulillah kita dapat hadir dalam kegiatan sosialisasi produk halal dari HNI. Kami juga menyampaikan permakluman karena hari ini merupakan hari Jumat, sehingga sebagian besar pegawai menjalankan sistem work from home (WFH). Meski demikian, kegiatan ini tetap menjadi kesempatan yang baik untuk menambah wawasan terkait produk halal yang dikembangkan HNI,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut mampu memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai produk, proses pengembangan usaha, hingga peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di NTB.
Sementara itu, perwakilan HNI, Irwansyah, memaparkan bahwa HNI merupakan perusahaan nasional yang sejak tahun 2012 aktif mengembangkan dan memasarkan berbagai produk halal hasil karya UMKM Indonesia.
“Alhamdulillah, HNI merupakan perusahaan nasional yang mengangkat produk-produk UMKM. Kami membantu proses pengelolaan produk mulai dari perizinan BPOM hingga sertifikasi halal, sehingga produk UMKM dapat berkembang dan bersaing secara luas di Indonesia,” jelasnya.
Ia menjelaskan, HNI memiliki kantor pusat di Jakarta dan sejumlah fasilitas produksi yang tersebar di berbagai daerah seperti Pasuruan, Bekasi, dan Purbalingga. Menurutnya, seluruh pengembangan usaha tersebut lahir dari komitmen untuk memberdayakan UMKM lokal agar mampu tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam kesempatan itu, HNI memperkenalkan beragam produk halal yang mencakup kebutuhan kesehatan, makanan sehat, produk perawatan tubuh, kosmetik, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Seluruh produk tersebut telah memiliki izin BPOM dan sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti pasta gigi, sabun, deterjen, hingga produk kosmetik yang telah memenuhi standar kualitas dan kehalalan,” ungkapnya.
Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta diberikan kesempatan mengenal lebih dekat sejumlah produk unggulan HNI, seperti susu kambing etawa, kopi herbal, serta Minyak Herba Sinergi yang cukup dikenal masyarakat.
Tidak hanya memperkenalkan produk, HNI juga mengajak peserta mengikuti tes keseimbangan sederhana dengan berdiri menggunakan satu kaki sambil memejamkan mata dan kedua tangan didekapkan ke dada. Menurut Irwansyah, latihan tersebut dapat menjadi indikator awal untuk mengukur keseimbangan tubuh dan kondisi kebugaran seseorang.
“Jika mampu bertahan lebih dari 10 hitungan, berarti keseimbangan tubuh masih baik. Namun apabila sulit menjaga keseimbangan, hal itu bisa menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, konsumsi buah-buahan, maupun produk herbal yang mendukung kebugaran tubuh,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Diskop UKM NTB dan HNI diharapkan dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dalam mendorong pengembangan industri halal, memperkuat ekosistem UMKM, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu berkembang di pasar nasional maupun global.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










