MoU Pemprov NTB-UNY, Lombok Utara Disiapkan Jadi Magnet Pendidikan dan Ekonomi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Rektor UNY saat penandatanganan MoU kerja sama penguatan SDM di Mataram.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Rektor UNY saat penandatanganan MoU kerja sama penguatan SDM di Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis ilmu pengetahuan di NTB.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh lepas dari pendekatan ilmiah yang terukur dan berbasis riset.

“Pemerintah tidak boleh mengabaikan pandangan ilmiah. Karena itu, sinergi dengan kampus menjadi keharusan agar pembangunan berjalan lebih terarah dan berbasis pengetahuan,” ujar gubernur.

Iqbal menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan pada langkah konkret, khususnya dalam pengembangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) sebagai kawasan strategis masa depan NTB.

Menurutnya, KLU memiliki peluang besar untuk ditata secara lebih sistematis karena masih relatif baru dan belum dibebani kompleksitas tata kelola seperti daerah lain.

Baca Juga :  Gubernur NTB Miq Iqbal Dorong Majelis Taklim Jadi Motor Ekonomi Umat dan Senjata Lawan Kemiskinan

“KLU adalah kabupaten yang masih bisa ditata dari awal. Potensinya besar, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun sumber daya manusianya. Kehadiran kampus-kampus di sana akan menjadi magnet baru pembangunan dan ekonomi,” pungkasnya.

Ia juga menyoroti kekayaan sosial dan budaya di KLU sebagai modal penting yang harus ditopang dengan pendidikan berkualitas dan inklusif. Kehadiran UNY diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus membuka akses lebih luas bagi masyarakat lokal.

Lebih jauh, Gubernur menilai penandatanganan MoU ini sebagai momentum penting dalam sejarah kemitraan pendidikan di NTB, karena menjadi kerja sama perdana antara Pemprov NTB dan UNY.

“Ini bukan sekedar penandatanganan, tetapi langkah awal untuk menghadirkan manfaat nyata bagi NTB dan UNY, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM,” tegasnya.

Baca Juga :  Air Mata dan Doa Orang Tua Jadi Sorotan di Wisuda STKIP Yapis Dompu, Pesan Bupati Bambang Bikin Wisudawan Tersentil

Sementara itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung pengembangan pendidikan di berbagai daerah, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Ia menegaskan bahwa UNY siap membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi NTB melalui penguatan pendidikan, riset, serta berbagai program kolaboratif lainnya.

“Kami hadir untuk membangun sinergi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini menjadi komitmen kami untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sumaryanto juga mengungkapkan bahwa UNY telah menyiapkan berbagai sumber daya, baik dari aspek akademik maupun kelembagaan, guna mendukung implementasi kerja sama tersebut.

Termasuk di dalamnya peluang pengembangan program studi hingga fasilitas pendidikan di wilayah NTB.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis pengetahuan di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kebakaran Sade Jadi Evaluasi, Pemkab Loteng Siapkan Penataan Kawasan Adat
Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Mitigasi Wisata NTB
Sade Terbakar, Wagub NTB Turun Tangan: Revitalisasi Dikebut Jelang MotoGP
Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Turun di Tengah Kobaran Api Sade
Kampung Adat Tradisional Sade Lombok Tengah Terbakar
Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Kebakaran Sade Jadi Evaluasi, Pemkab Loteng Siapkan Penataan Kawasan Adat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Mitigasi Wisata NTB

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Sade Terbakar, Wagub NTB Turun Tangan: Revitalisasi Dikebut Jelang MotoGP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:24 WIB

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Turun di Tengah Kobaran Api Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Kampung Adat Tradisional Sade Lombok Tengah Terbakar

Berita Terbaru

Kondisi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Pascakebakaran Yang Menjadi Perhatian Serius Dalam Penguatan Mitigasi Bencana Pariwisata NTB.

Seni & Budaya

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Mitigasi Wisata NTB

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:43 WIB

kebakaran Kampung Adat Sade Lombok Tengah

Seni & Budaya

Kampung Adat Tradisional Sade Lombok Tengah Terbakar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:12 WIB