Sumbawa| SUMBAWAPOST.com- Warga Dusun Karya Mulya, Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, digemparkan oleh kasus dugaan seorang ibu yang membakar anak kandungnya sendiri lantaran menolak mencari rumput untuk pakan ternak sapi.
Korban, seorang pria berinisial MIL (26), mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya setelah diduga dibakar oleh ibunya berinisial SA (48). Terduga pelaku nekat menyiramkan bahan bakar jenis Pertalite ke tubuh anaknya, lalu menyulutnya dengan korek api, Minggu (22/02/2026) siang.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo, membenarkan kejadian tragis tersebut. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA di Jalan Lintas Sumbawa-Bima KM 62.
Motif sementara diduga karena sang ibu emosi setelah terlibat cekcok mulut dengan korban.
Peristiwa bermula saat korban tengah tertidur di belakang rumah. Terduga pelaku kemudian membangunkan korban dan memerintahkannya mencari rumput untuk pakan sapi. Namun, permintaan tersebut ditolak korban.
“Karena merasa kesal perintahnya ditolak, terduga pelaku secara spontan mengambil botol berisi bensin (Pertalite) yang dijual di rumahnya, lalu mengguyur korban yang saat itu masih dalam posisi tertidur,” jelas Kapolsek Plampang.
Korban yang terkejut akibat guyuran bahan bakar terbangun dan berusaha membersihkan diri. Namun, secara tiba-tiba sang ibu melemparkan korek api ke arah korban hingga api seketika menyambar sekujur tubuhnya.
Korban yang histeris kesakitan berteriak meminta tolong. Adik kandungnya, IK (23), segera datang membantu dengan menyiramkan air untuk memadamkan api. Melihat kondisi anaknya terbakar hebat, terduga pelaku sempat histeris sebelum akhirnya jatuh pingsan di lokasi kejadian akibat syok.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar sangat serius di sekujur tubuhnya. Personel Polsek Plampang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Plampang.
Namun, karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSMA Sumbawa untuk mendapatkan penanganan medis spesialis. “Saat ini terduga pelaku masih dalam keadaan pingsan dan di bawah pengawasan petugas di Puskesmas. Kami juga terus berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut, meskipun hingga saat ini pihak keluarga belum membuat laporan resmi karena masih fokus pada penanganan medis korban,” tambah Iptu Joko Wilopo.
Polres Sumbawa mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










