Gubernur NTB Siapkan 50 Koperasi Percontohan, Ekonomi Desa Mulai Digerakkan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meluncurkan pembinaan 50 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama Bank Mandiri di Desa Semoyang, Lombok Tengah, Kamis (5/2).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meluncurkan pembinaan 50 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama Bank Mandiri di Desa Semoyang, Lombok Tengah, Kamis (5/2).

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menggandeng sektor perbankan untuk mengaktifkan kembali Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah terbentuk secara legal namun belum beroperasi optimal. Kolaborasi tersebut ditandai dengan Launching Pembinaan KDKMP dari Bank Mandiri yang digelar di Desa Semoyang, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/2/2026).

Gubernur NTB mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota telah memfasilitasi pembentukan 1.166 KDKMP di seluruh NTB. Namun demikian, sebagian besar koperasi tersebut belum menjalankan aktivitas usaha secara nyata, sehingga belum mampu berperan sebagai penggerak ekonomi desa.

“Alhamdulillah sudah terbentuk 1.166 KDMP. Mungkin yang jalan itu bisa dihitung dari jari tangan saja. Jangan sampai gagasan mulia dari Presiden ini tidak bisa kita lakukan hanya karena kita tidak bisa mencari solusi untuk menjalankannya. Kita ingin kembalikan kekuatan ekonomi itu dikuasai oleh desa,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Ekspor Tuna NTB ke Amerika Tembus 680 Ton, DKP Soroti Kendala Regulasi dan Zona Tangkap

Untuk mencegah koperasi kembali mengalami kondisi mati suri, Gubernur NTB menginisiasi skema pembiayaan non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Himpunan Milik Negara (Himbara). Bank Mandiri menjadi mitra awal dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp25 juta per koperasi sebagai stimulus awal usaha.

Dana pembinaan tersebut tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa barang kebutuhan usaha sesuai sektor koperasi, seperti pupuk dan sarana produksi pertanian. Skema ini dirancang agar koperasi dapat langsung menjalankan aktivitas bisnis dan melayani kebutuhan masyarakat desa.

Baca Juga :  Honorer 518 Resmi Dipecat, Pemprov NTB Siapkan Tali Asih di Tengah Euforia HUT ke-67

“Saya targetnya 50 koperasi percontohan tahun ini. Kita inkubasi dari awal. Kasih tapi jangan dalam bentuk uang, misalnya pertanian butuh pupuk, kita bayarkan ke Pupuk Indonesia, lalu koperasi jual itu ke masyarakat. Terima kasih Bank Mandiri yang sudah mengambil inisiatif langkah berani ini,” tegasnya.

Program 50 koperasi percontohan ini diharapkan menjadi model penguatan koperasi berbasis desa yang berkelanjutan, sekaligus mengembalikan peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Regional CEO PT Bank Mandiri Wilayah Bali Nusa Tenggara Alexander Jonathan Patty, Wakil Bupati Lombok Tengah M. Nursiah, Asisten III Setda NTB Eva Dewiyani, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB Wirawan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Proyek Hilirisasi Ayam Dapat Suntikan Dana Awal Rp5 Triliun, Bima Masuk Tahap Pertama Pembangunan Nasional
NTB Dorong Percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Peternak Nantikan Pabrik Pakan Dan Parent Stock
Madapangga Dipilih Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional, PT Berdikari Siapkan Kawasan Modern di Bima
PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional
ISPA Hingga Hipertensi Dominasi Kasus Kesehatan Peserta MTQ XXXI NTB
MTQ XXXI NTB Dikawal 118 Tenaga Kesehatan, Ambulans Siaga 24 Jam di Lombok Tengah
Jokowi Masih Kuat, Tetapi Tidak Lagi Menentukan Segalanya Dan Prabowo Adalah Penerus Terbaiknya
GARDA SATU NTB Apresiasi Bupati Jarot Jaga Hutan, Soroti Tambang Liar Sumbawa
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:50 WIB

Proyek Hilirisasi Ayam Dapat Suntikan Dana Awal Rp5 Triliun, Bima Masuk Tahap Pertama Pembangunan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:15 WIB

NTB Dorong Percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Peternak Nantikan Pabrik Pakan Dan Parent Stock

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:37 WIB

Madapangga Dipilih Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional, PT Berdikari Siapkan Kawasan Modern di Bima

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:39 WIB

ISPA Hingga Hipertensi Dominasi Kasus Kesehatan Peserta MTQ XXXI NTB

Berita Terbaru