Disentil TGH Najamuddin Soal Lahan Wisata Terlantar dan Dikuasai Investor, Bupati Lombok Timur Angkat Bicara

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Masyarakat Lombok Timur dan Mantan Anggota DPRD NTB 2019-2024 TGH Najamuddin Mustafa dan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin

Tokoh Masyarakat Lombok Timur dan Mantan Anggota DPRD NTB 2019-2024 TGH Najamuddin Mustafa dan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin

 

SUMBAWAPOST.com|Lombok Timur-Polemik ratusan hektare tanah wisata di pesisir selatan Lombok Timur yang dibiarkan terlantar selama puluhan tahun akhirnya mendapat respon langsung dari Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin.

Menanggapi desakan keras tokoh masyarakat sekaligus mantan Anggota DPRD NTB 2019- 2024, TGH Najamuddin Mustafa, Bupati Haerul Warisin menegaskan akan memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

“Insya Allah akan saya atensi, Dek,” ujar Haerul Warisin singkat saat dikonfirmasi SumbawaPost. Selasa (16/12/2025)

Pernyataan Bupati ini muncul setelah TGH Najamuddin secara terbuka menyuarakan kegelisahan masyarakat Lombok Selatan atas lahan-lahan strategis pariwisata yang dikuasai investor, namun tak kunjung dibangun. Akibatnya, potensi wisata unggulan seperti Teluk Ekas, Pantai Cemara, dan kawasan pesisir selatan lainnya dinilai mati suri dan gagal mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Mandulnya OJK dalam Skandal Kredit Macet Bank NTB Syariah

Menurut Najamuddin, Pemkab Lombok Timur telah membangun infrastruktur dasar seperti jalan dan air bersih di kawasan selatan. Namun fasilitas tersebut menjadi sia-sia karena tidak diiringi pembangunan hotel, resort, maupun fasilitas wisata akibat lahan dibiarkan terbengkalai.

Ia pun mendesak Pemkab Lombok Timur untuk berani melakukan inventarisasi dan evaluasi total terhadap tanah-tanah terlantar, sekaligus mengajukan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) atau hak pengelolaan lainnya kepada pemerintah pusat terhadap investor yang tidak merealisasikan komitmen investasi.

Lebih jauh, Najamuddin menegaskan bahwa pembiaran terhadap kondisi ini bukan hanya persoalan tata kelola lahan, tetapi pengkhianatan terhadap masa depan pariwisata Lombok Timur. Ia bahkan mengancam akan menggerakkan aksi massa apabila pemerintah daerah tidak segera mengambil langkah konkret.

Baca Juga :  NTB Siapkan Pelari Hebat, Biar yang Lari di PON Bukan Cuma Anggaran

Respon singkat Bupati Haerul Warisin kini menjadi sorotan publik. Masyarakat menunggu apakah “atensi” tersebut akan berujung pada langkah tegas, atau kembali menjadi janji yang mengendap seperti tanah-tanah wisata yang puluhan tahun tak tersentuh pembangunan.

Dengan potensi pantai berkelas dunia dan panorama yang disebut-sebut melampaui kawasan wisata lain di NTB, kawasan selatan Lombok Timur kini berada di persimpangan: dibangunkan atau terus dibiarkan dikuasai pihak yang tak bertanggung jawab.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan
Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar
STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik
Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026
Ketua Komisi II Desak Inspektorat Buka Alasan Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus: Anomalinya di Mana?
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Syamsul Fikri: Kalau Kami Anomali, Berarti OPD Juga Anomali
Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026

Berita Terbaru