Nilai Tukar Petani NTB November 2025 Naik 1,61 Persen, Ini Penyebabnya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat merilis Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada November 2025 Naik.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat merilis Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada November 2025 Naik.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada November 2025 mencapai 128,37, atau naik 1,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,59 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) justru turun tipis sebesar 0,01 persen.

NTP merupakan indikator penting untuk mengukur daya beli dan tingkat kesejahteraan petani di perdesaan, sekaligus menunjukkan daya tukar hasil pertanian terhadap barang dan jasa konsumsi maupun biaya produksi.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin, saat memaparkan rilis resmi statistik di Aula Tambora BPS NTB, Senin (1/12/2025).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terkonfirmasi Hadir Nonton MotoGP 2024, Pemprov NTB Rapat Evaluasi

“Alhamdulillah NTP di Provinsi NTB dari bulan ke bulan terus menunjukkan angka yang baik,” jelasnya.

Ia menerangkan, Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Pada November 2025, seluruh subsektor pertanian di NTB mencatatkan NTP di atas angka 100, dengan rincian seperti Subsektor Tanaman Pangan 125,38, Subsektor Hortikultura 198,43, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 103,66, Subsektor Peternakan 113,52, Subsektor Perikanan 107,41

Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi NTB pada November 2025 juga mengalami kenaikan sebesar 0,19 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya indeks pada kelompok:

Baca Juga :  Pria Ini Ditangkap Saat Curi Helm di Kampus Unram, Modusnya Pura-pura Jadi Mahasiswa

1. Makanan, Minuman, dan Tembakau

2. Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga

3. Transportasi

4.Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran

5. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya

Tak hanya itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi NTB November 2025 tercatat sebesar 131,96, atau naik 2,09 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan NTP dan NTUP ini mencerminkan menguatnya daya beli petani serta membaiknya keseimbangan antara pendapatan dan biaya usaha pertanian di NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Sumber Berita: https://Badan%20Pusat%20Statistik%20(BPS)%20Provinsi%20NTB%20

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah
NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:53 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:40 WIB

NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:31 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah

Berita Terbaru