Anggota DPRD NTB Aji Maman Ngamuk, APBD NTB 2026 Disebut Molor Total dan Terancam Jadi Dokumen ‘Asal Jadi’

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 13:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUMBAWAPOST.com| Mataram-
Kritik keras kembali menggema dari Gedung Udayana. Anggota Fraksi Amanat Bintang Nurani Rakyat (ABNR) DPRD NTB, H. Muhamad Aminurlah alias Aji Maman, tampil lantang menyoroti kemacetan pembahasan RAPBD NTB Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, molornya seluruh tahapan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi bukti lemahnya komitmen pemerintah terhadap tata kelola anggaran yang tertib dan akuntabel.

Ia menegaskan, sejak awal pengajuan KUA-PPAS hingga pembahasan rancangan perda APBD, seluruh jadwal yang diatur Peraturan Perundang-undangan molor total. Kondisi ini dinilai berbahaya karena berpotensi menghasilkan APBD terburu-buru, penuh tambalan, minim kualitas, dan berisiko salah sasaran.

“Bagaimana mau menghasilkan APBD berkualitas kalau jadwalnya saja tidak dipatuhi?,” kritiknya tajam. Rabu (26/11/2026).

Baca Juga :  35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya

Aji Maman juga menyoroti problem klasik pendapatan daerah dan tata kelola aset yang menurutnya stagnan dan jauh dari harapan. Pemerintah Daerah dinilai belum serius melakukan inventarisasi aset, padahal itu merupakan pekerjaan nomor satu bagi Kepala Daerah.

Data DPRD menunjukkan lebih dari 500 kendaraan Dinas sudah tidak produktif karena usia pakai lebih dari tujuh tahun, namun biaya pemeliharaannya terus membengkak. “Itu lebih baik dijual saja,” tegasnya.

Selain itu terdapat 70 hektare tanah milik daerah yang terbengkalai, padahal bisa dioptimalkan untuk menambah pendapatan.

Aji Maman juga menyoroti defisit Rp100 miliar dalam RAPBD 2026. Menurutnya, defisit itu bukan karena pendapatan turun, tetapi akibat belanja tidak terukur. Ia memperingatkan pemerintah agar tidak menutup defisit dengan penerimaan pembiayaan bodong yang tidak jelas sumbernya.

Baca Juga :  Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Meski fraksi belum menentukan sikap resmi, Aji Maman menegaskan bahwa kritiknya merupakan sikap pribadi berdasarkan prinsip efisiensi, ketertiban anggaran, dan keberpihakan pada agenda pengentasan kemiskinan. Belanja pemerintah, katanya, harus selaras dengan Visi-Misi Iqbal-Dinda dan memiliki indikator capaian yang jelas.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal RAPBD 2026 agar tidak menjadi dokumen formalitas, tetapi instrumen pembangunan yang terukur dan tepat sasaran bagi masyarakat NTB.

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Berita Terbaru