Jalan Rusak Parah, Nyawa Dipertaruhkan: Pasien di Marente Ditandu Pulang, Polisi-TNI–Warga Bergerak Melawan Keadaan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah jalan rusak yang nyaris tak bisa dilewati kendaraan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa, dan warga Marente, Kabupaten Sumbawa bahu-membahu menandu seorang pasien pulang ke rumahnya. Aksi kemanusiaan yang berlangsung tersebut menjadi potret nyata perjuangan melawan keadaan ditengah Infrastruktur jalan yang tidak memadai, tetapi Solidaritas warga justru berdiri paling depan.

SUMBAWAPOST.com| Sumbawa Besar- Aksi kemanusiaan kembali diperlihatkan warga Desa Marente, Kecamatan Alas. Bhabinkamtibmas setempat bersama Pemerintah Desa, Babinsa, dan warga bergotong royong menandu seorang pasien melewati akses jalan yang rusak parah, jalan yang bahkan tak mampu dilewati kendaraan roda empat (R4).

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Minta OPD Solid, Aji Maman Harap Tahun Kedua Pemerintahan Tanpa Kegaduhan

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., memberikan apresiasi atas sinergi TNI-Polri dan masyarakat dalam situasi darurat tersebut.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas Brigadir Hirwandi dan Babinsa bersama Pemdes serta warga adalah bukti komitmen Polri untuk selalu dekat dan siaga membantu masyarakat dalam kondisi apa pun, sejalan dengan Program Quick Wins Presisi. Kami prihatin dengan kondisi infrastruktur yang memaksa evakuasi dilakukan secara manual,” ujarnya.

Evakuasi berlangsung Kamis, 20 November 2025, dimulai sekitar pukul 07.30 WITA. Personel gabungan bergerak menuju RSUP H. L. Manambai Abdulkadir Sumbawa untuk menjemput Ibu Sanah (42), istri dari Efendi, yang telah dirawat selama satu minggu namun kondisinya tak kunjung membaik dan keluarga meminta agar ia dipulangkan.

Baca Juga :  Pemuda Sape Bima Ini Sembunyikan Barang Curian Di Celana Dalam, Hindari Deteksi

Setibanya di Marente, kendala baru muncul. Jalan menuju Dusun Matemega/Lemede rusak berat sehingga mustahil dilalui mobil. Tak ingin menyerah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemdes, dan warga akhirnya menandu Ibu Sanah secara bergantian melewati medan sulit. Dengan penuh kehati-hatian, mereka berhasil mengantarkan pasien tiba di rumahnya dengan selamat pada pukul 10.30 WITA.

Seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman dan lancar sebuah potret kuatnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong masyarakat Marente.

 

Berita Terkait

NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1
Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat
Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan
Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami
APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:36 WIB

NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1

Senin, 21 September 2026 - 10:02 WIB

Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 11:53 WIB

Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Berita Terbaru