Harta Karun Laut NTB Terungkap, Kadislutkan Beberkan Potensi ‘Emas Biru’ yang Selama Ini Dibiarkan Tidur

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 07:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Potensi kelautan NTB ibarat Harta Karun yang lama Tertidur, dan kini mulai dibangunkan lewat peta Hilirisasi yang tengah digenjot Pemerintah Daerah (Pemda).

SUMBAWAPOST.com| Mataram– Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bapak Muslim, ST., M.Si., tampil dalam Podcast Tribun Lombok bertema ‘Potensi Kelautan dan Peta Hilirisasi Perikanan NTB’di Studio TribunLombok. Dalam kesempatan itu, ia membeberkan besarnya potensi maritim NTB, mulai dari perikanan tangkap hingga budidaya yang menyimpan peluang ekonomi raksasa namun belum tergarap maksimal.

Muslim menegaskan bahwa NTB memiliki kekuatan komoditas unggulan seperti tuna, cakalang, udang vaname, dan rumput laut. Bahkan, NTB telah lama dikenal sebagai salah satu produsen utama udang vaname dan rumput laut di Indonesia. Karena itu, Dislutkan terus mendorong peningkatan produksi berkelanjutan melalui teknologi ramah lingkungan serta penguatan rantai pasok, agar rumput laut tidak berhenti di level bahan mentah saja.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun

Beragam program inovatif juga terus digulirkan untuk mengangkat kesejahteraan nelayan. Mulai dari pelatihan, bantuan alat tangkap, hingga jaminan pasokan BBM bersubsidi yang terukur. “Tujuannya jelas, nelayan harus merasakan langsung manfaat pembangunan sektor kelautan,” ungkap Muslim.

Pada sisi hilirisasi, Pemprov NTB menetapkan lima komoditas strategis yakni tuna, cakalang, rumput laut, udang vaname, dan garam. Untuk mempercepat industrialisasi, pemerintah menyiapkan insentif investasi dan membangun infrastruktur vital seperti cold storage dan pabrik pengolahan. Meski tantangan bahan baku dan teknologi masih ada, Dislutkan memastikan sinergi antarwilayah dan pelaku usaha terus diperkuat.

Baca Juga :  NTB Gas Ekonomi Biru Lewat NSDL, Tapi Masih Tersandera Data dan SDM

Muslim juga menyoroti pentingnya kerja sama regional Bali-NTB-NTT dalam memperkuat rantai pasok dan hilirisasi produk laut di kawasan Sunda Kecil. Upaya hilirisasi ini diyakini akan membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan PAD dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Di sisi lain, program nasional Kampung Nelayan Merah Putih juga sedang disiapkan untuk direalisasikan di sejumlah kabupaten pesisir NTB sebagai langkah konkret meningkatkan kesejahteraan nelayan.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru