Alhamdulillah, Keluarga Lalu Hafazah di Lombok Tengah Akhirnya Miliki Rumah Layak Huni Berkat Hj. Sari Yuliati

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah haru datang dari Dusun Tenandon, Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah. Setelah lama hidup dalam keterbatasan, keluarga Lalu Hafazah akhirnya bisa tersenyum lega. Berkat bantuan anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Hj. Sari Yuliati, rumah layak huni yang mereka impikan kini berdiri kokoh bukti nyata bahwa sedikit bagi kita, bisa sangat berharga bagi mereka.

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah- Kebahagiaan terpancar dari wajah keluarga Lalu Hafazah, warga Dusun Tenandon, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Setelah sekian lama menanti, akhirnya impian mereka untuk memiliki rumah layak huni terwujud.

Baca Juga :  Senggol Dong, Bocah SDN 4 Praya Borong Medali di Olimpiade Sains Nasional

Kabar bahagia ini disampaikan oleh Paul Fadila melalui unggahan media sosialnya. Ia menulis dengan penuh rasa syukur.

“Alhamdulillah, akhirnya keinginan keluarga Lalu Hafazah di Dusun Tenandon, Desa Penujak punya rumah layak huni. Terima kasih kepada DPR RI Hj. Sari Yuliati dari Fraksi Partai Golkar Dapil NTB II. Semoga Allah membalas semua kebaikannya. Nyalah menurut ite beharge bagi nie, sedikit bagi kita, berharga bagi dia.”tulisnya, Sabtu (8/11/2025).

Unggahan tersebut sontak menuai banyak komentar positif dan doa dari warganet. Banyak yang memuji langkah kepedulian sosial Hj. Sari Yuliati, anggota DPR RI asal NTB, yang konsisten membantu masyarakat di daerah pemilihannya, terutama mereka yang membutuhkan tempat tinggal layak.

Baca Juga :  Milad Ponpes Nurul Islam Berlangsung Khidmat! Ini Pesan Bang Zul yang Bisa Mengubah Cara Pandang dan Masa Depan Anda

Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap masyarakat kecil tidak harus ditunjukkan dengan janji besar, melainkan melalui tindakan sederhana namun berdampak besar.

“Sedikit bagi kita, tapi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tulis Paul, menegaskan makna kemanusiaan yang mendalam di balik bantuan tersebut.

 

Berita Terkait

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu
Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:53 WIB

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Berita Terbaru

Ketua Bawaslu NTB Itratip bersama Direktur WALHI NTB Amri Nuryadin saat melakukan diskusi terkait pemilu ramah lingkungan dan wacana E-Voting di Mataram.

Politik

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Minggu, 21 Jun 2026 - 02:53 WIB

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB