Subuh Mencekam di Karang Ujung, Rumah Warga Ampenan Ludes Terbakar: Dua Motor Ikut Hangus!

Avatar

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 05:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Suasana tenang menjelang Subuh di Lingkungan Karang Ujung, Kelurahan Dayen Pekan, Kecamatan Ampenan, mendadak berubah mencekam. Sebuah rumah milik warga bernama I Wayan Citra dilalap si jago merah pada Senin (03/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.

Begitu laporan warga diterima, piket fungsi Polsek Ampenan langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kondisi dan membantu proses evakuasi.

Kapolsek Ampenan AKP Ahmad Majmuk, S.Pd. membenarkan peristiwa tersebut. Ia menuturkan, sesampainya di lokasi, personelnya langsung mengamankan area, membantu mengevakuasi barang berharga milik korban, dan memberi ruang bagi petugas pemadam kebakaran yang tengah berjibaku memadamkan api bersama warga.

“Begitu sampai di lokasi, kami langsung melakukan pengamanan dan membantu masyarakat mengevakuasi barang-barang korban. Personel juga memastikan proses pemadaman berjalan aman tanpa gangguan,” ungkap Kapolsek.

Dari keterangan awal, api bermula saat korban yang sedang tertidur terbangun karena mendengar suara aneh dari arah atap rumahnya. Ketika keluar untuk memeriksa, korban terkejut melihat kobaran api sudah membesar di kamar yang digunakan sebagai gudang penyimpanan barang dagangan seperti pakaian dan alat elektronik.
Dua unit sepeda motor yang terparkir di dekat ruangan itu pun ikut dilahap api.

Baca Juga :  Kapolda Ajak Sentra Gakkumdu Pilgub NTB Samakan Persepsi, Pertajam Koordinasi, Jaga Netralitas

“Korban langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun segera membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu unit Damkar tiba,” tambah Kapolsek.

Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Kota Mataram tiba di lokasi. Bersama anggota Polsek Ampenan dan warga sekitar, mereka berjibaku memadamkan kobaran api hingga berhasil dijinakkan setelah beberapa waktu.

“Syukurlah api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke rumah warga lain. Namun sebagian besar isi rumah dan barang dagangan korban ludes terbakar,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi mengarah pada dugaan korsleting listrik di salah satu ruangan rumah sebagai penyebab kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

 

Berita Terkait

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi
Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak
Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Berita Terbaru