Tak Hanya Perbaiki Jembatan, Gubernur Miq Iqbal Siapkan 200 Ribu Bibit untuk Pulihkan Bukit Kritis Doro O’o

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau akrab disapa Miq Iqbal menunjukkan kepeduliannya bukan hanya pada infrastruktur, tapi juga lingkungan. Saat meninjau perbaikan jembatan di Desa Doro O’o, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Minggu (28/9), ia memastikan jembatan vital itu akan diperlebar sekaligus mengumumkan program reboisasi dengan menyediakan 200 ribu bibit tanaman produktif untuk menghentikan erosi bukit-bukit kritis di sekitar lokasi.

SUMBAWAPOST.com, Bima- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau akrab disapa Miq Iqbal, meninjau progres perbaikan Jembatan Doro O’o di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Minggu (28/9). Jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga itu tidak hanya diperbaiki, tetapi juga akan diperlebar dari 4 meter menjadi 8 meter. Pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Baca Juga :  Lombok Kecil Cabai Rawit! Rinjani100 Diserbu 46 Negara, Gubernur Iqbal Gaspol Tahun Depan

Namun, Gubernur menegaskan perbaikan infrastruktur saja tidak cukup. Ia mengidentifikasi penyebab utama kerusakan jembatan adalah erosi dan sedimentasi dari bukit-bukit sekitar yang kondisinya sudah kritis.

“Kalau bukit-bukit ini tidak kita perbaiki, masalah akan datang lagi dan kita terus-menerus mengeluarkan uang hanya untuk memperbaiki jembatan dan jalan. Dibutuhkan lebih banyak tanaman keras agar daya tangkap air meningkat dan erosi bisa dicegah,” jelasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Miq Iqbal menginstruksikan kepala desa dan kepala dusun untuk segera memulai program reboisasi bersama masyarakat. Pemprov NTB akan mendukung penuh dengan menyiapkan 200 ribu bibit tanaman produktif.

Baca Juga :  Hore, Kota Mataram Dapat Tambahan ‘Senjata’ Lawan Sampah dari Gubernur NTB Miq Iqbal

“Kita bantu 200 ribu bibit, mulai dari kemiri, alpukat, dan tanaman keras lainnya. Di sela-selanya bisa ditanam porang supaya masyarakat bisa memetik hasil dalam waktu dekat,” sarannya.

Miq Iqbal juga menegaskan urgensi penanganan masalah ini dan berkomitmen berkoordinasi langsung dengan Bupati Bima. Menurutnya, kerja kolaboratif adalah kunci. Pemerintah provinsi menyediakan bibit, sementara masyarakat melakukan penanaman.

“Dampaknya sudah berat, jadi harus segera dimulai. Pokoknya, kita sediakan bibitnya, masyarakat yang bantu tanam,” tutup Gubernur NTB Miq Iqbal.

 

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru