Fraksi Golkar DPRD NTB Soroti Target Pendapatan, Pengendalian Belanja, dan Penyertaan Modal BUMD dalam APBD-P 2025

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, mewakili Ketua Fraksi Partai Golkar, Hamdan Kasim, menyampaikan pandangan fraksi terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD NTB yang digelar di Ruang Rinjani Kantor Gubernur NTB. Selasa (23/9).

Fraksi Partai Golkar menyoroti sejumlah hal penting yang membutuhkan perhatian serius Pemerintah Daerah, antara lain:

1. Target Penerimaan APBD-P 2025
Fraksi Golkar meminta penjelasan terkait penetapan target penerimaan APBD-P 2025 sebesar Rp 6,489 triliun, naik Rp 241 miliar atau 2,52% dibandingkan APBD murni 2025 sebesar Rp 6,330 triliun.

“Sampai bulan September, sudah berapa persen realisasi pendapatan yang tercapai? Waktu berjalan tinggal tiga bulan. Kami minta Pemerintah Daerah merinci langkah-langkah optimalisasi pendapatan secara jelas, sumber pendapatan riil dari mana saja, agar masyarakat memahami bahwa postur pendapatan disusun secara cermat dan rasional, bukan sekadar target yang menghayal,” tegas Hj. Baiq Isvie Rupaeda.

Baca Juga :  BKSPK Dorong Percepatan RUU Daerah Provinsi Kepulauan Masuk ke DPR RI

2. Pengendalian Belanja dan Akuntabilitas
Fraksi Golkar juga menekankan pentingnya pengendalian belanja rutin, belanja produktif, perbaikan tata kelola dan serapan anggaran, serta peningkatan akuntabilitas pengawasan dan SDM. Semua ini dinilai krusial untuk mencapai efisiensi dan efektivitas belanja daerah. Fraksi Golkar menanyakan apakah sudah ada konsep dan blueprint perencanaan serta pelaksanaannya.

3. Pengelolaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT)
Terkait dana BTT, Fraksi Golkar meminta Pemerintah Daerah memiliki langkah antisipasi yang cermat dan manajemen pengelolaan yang jelas. Pengalaman sebelumnya menunjukkan potensi penyalahgunaan dana tersebut.

Baca Juga :  NTB Siapkan 70 Event Pariwisata Kejar 2,5 Juta Wisatawan, Sampah Masih Jadi Bintang Tamu

“Melihat waktu pelaksanaan yang tinggal beberapa bulan lagi, hal ini harus dicermati serius,” ujar Baiq Isvie.

4. Penguatan Inovasi Keuangan Daerah
Fraksi Golkar mendorong Pemerintah Daerah untuk segera menjalankan dan memperkuat inovasi keuangan daerah. Ini menjadi keharusan dari sisi pendapatan, belanja, pengelolaan investasi, kerjasama daerah, hingga upaya ekstra (extra effort) untuk kemandirian fiskal.

5. Penyertaan Modal ke BUMD PT. Gerbang NTB Emas (GNE)
Fraksi Golkar meminta perhatian terkait penyertaan modal yang diberikan kepada PT. GNE, mengingat perusahaan tersebut memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan pengelolaan aset daerah.

Fraksi Golkar menegaskan, seluruh hal tersebut memerlukan penjelasan rinci dari Pemerintah Daerah agar transparansi dan akuntabilitas APBD-P 2025 dapat terjaga, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.

 

Berita Terkait

Madapangga Dipilih Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional, PT Berdikari Siapkan Kawasan Modern di Bima
PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional
ISPA Hingga Hipertensi Dominasi Kasus Kesehatan Peserta MTQ XXXI NTB
MTQ XXXI NTB Dikawal 118 Tenaga Kesehatan, Ambulans Siaga 24 Jam di Lombok Tengah
Jokowi Masih Kuat, Tetapi Tidak Lagi Menentukan Segalanya Dan Prabowo Adalah Penerus Terbaiknya
GARDA SATU NTB Apresiasi Bupati Jarot Jaga Hutan, Soroti Tambang Liar Sumbawa
Bank NTB Syariah Dan Easybook Ubah Wajah Pelabuhan Senggigi, Tiket Kini Beralih ke e-Ticketing
Bank NTB Syariah Perkuat Digitalisasi Pariwisata NTB, Dukung e-Ticketing Pelabuhan Senggigi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:37 WIB

Madapangga Dipilih Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional, PT Berdikari Siapkan Kawasan Modern di Bima

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:04 WIB

PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:39 WIB

ISPA Hingga Hipertensi Dominasi Kasus Kesehatan Peserta MTQ XXXI NTB

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55 WIB

MTQ XXXI NTB Dikawal 118 Tenaga Kesehatan, Ambulans Siaga 24 Jam di Lombok Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jokowi Masih Kuat, Tetapi Tidak Lagi Menentukan Segalanya Dan Prabowo Adalah Penerus Terbaiknya

Berita Terbaru