Atlet FORNAS Tewas Mendadak di Laut Lombok, Begini Kronologinya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kabar duka menyelimuti persiapan ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025. Seorang peserta asal Yogyakarta, R. Haryo Wijosono (64), dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkling di perairan Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Kamis (24/7/2025) siang.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M. Ia menjelaskan bahwa almarhum merupakan atlet cabang olahraga Gate Ball yang datang bersama rombongan berjumlah 15 orang, dan baru tiba di Lombok sehari sebelum insiden.

“Korban mulai snorkling sekitar pukul 09.45 Wita bersama sejumlah rekannya. Tak berselang lama setelah masuk ke air, beliau tiba-tiba tak sadarkan diri. Rekan-rekannya sempat melakukan CPR di lokasi kejadian,” terang Kombes Kholid kepada media.

Baca Juga :  Atas Petunjuk dari Pegadaian, Polsek Mataram Berhasil Ungkap Pelaku Pencurian

Korban kemudian dilarikan ke Klinik Warna di Gili Trawangan untuk mendapat penanganan medis. Namun, sekitar pukul 10.15 Wita, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Dugaan awal menyebutkan bahwa almarhum mengalami serangan jantung dan stroke.

“Menurut keterangan saksi, beliau memang memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Usai dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTB di Mataram untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Kholid.

Pihak keluarga telah menerima kabar tersebut dan ikhlas menerima musibah yang terjadi. Jenazah akan segera dipulangkan ke kediamannya di Sleman, DIY, untuk prosesi pemakaman.

Baca Juga :  Jalan Kaki Sambil Main Hp, Wanita di Sumbawa Dijambret 

Atas nama kepolisian dan panitia penyelenggara, Kombes Kholid turut menyampaikan bela sungkawa. “Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, almarhum dijadwalkan akan mengikuti pertandingan FORNAS VIII yang akan digelar di Mataram pada 29–31 Juli 2025. Kepergiannya menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi tubuh, terutama ketika mengikuti kegiatan fisik di luar ruangan.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru