Kemenhan RI Tinjau Savana Doroncanga, Dompu Siap Jadi Markas Baru Yonif Teritorial Pembangunan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus mendorong akselerasi pembangunan di kawasan timur Indonesia, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) melakukan peninjauan lokasi calon pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Savana Doroncanga, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa, 22 Juli 2025.

Rombongan dari Kemenhan RI dipimpin oleh Kolonel Czi Wisnu Wardana, didampingi Mayor Czi Yudhi Wiyanto dari Kodam IX/Udayana, serta tim survei pusat yang terdiri dari Herman Wahyuana, Riqab Iqbal, dan Heru Bayugara. Turut hadir pula Dandim 1614/Dompu, Letkol Czi Janu Hendarto, S.E., dan Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Mutakun, sebagai bentuk kolaborasi erat antara TNI, legislatif, dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polres Dompu Kini Turun Sawah Demi Ketahanan Pangan

Peninjauan dimulai dari Rumah Kuning Dinas Pariwisata Dompu, tempat dilakukan pemaparan teknis oleh Burhan mengenai rencana pembagian lahan: 25 hektar untuk Markas Brigade dan 50 hektar untuk Batalyon, dengan total luas 75 hektar. Tim kemudian melanjutkan survei lapangan, pengukuran batas wilayah, serta observasi udara menggunakan drone.

Ketua DPRD Dompu, Ir. Mutakun, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana strategis ini. Ia menilai kehadiran Yonif TP bukan hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di wilayah Dompu bagian utara. “Ini bukan sekadar penempatan pasukan, tapi investasi besar untuk masa depan Dompu,” tegasnya.

Baca Juga :  BEM NTB: Langkah Polda Bantu Warga Harus Jadi Contoh Nasional

Sementara itu, Dandim 1614/Dompu, Letkol Czi Janu Hendarto, menegaskan kesiapan penuh TNI dalam menyukseskan program nasional ini. Ia menilai Yonif TP akan memperkuat respon cepat terhadap potensi konflik, bencana, maupun ancaman lain di wilayah strategis NTB. “Dengan keberadaan satuan permanen, jangkauan pengamanan dan pelayanan pertahanan akan jauh lebih optimal,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Dompu melalui OPD teknis juga menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan pembangunan ini, yang diyakini akan membuka peluang kerja, meningkatkan nilai ekonomi kawasan Savana Doroncanga, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.

Peninjauan ini menjadi tonggak awal menuju realisasi Yonif TP sebagai satuan pertahanan modern yang adaptif, responsif, dan terintegrasi dengan pembangunan daerah.

 

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Berita Terbaru