Ombudsman Apresiasi Sosialisasi Renaksi Aduan Layanan Publik Pemprov NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 09:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawapost, Mataram: Ombudsman NTB mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Rencana Aksi (Renaksi) Aduan Layanan Publik Pemprov NTB yang berlangsung di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Rabu (05/06/2024).

 

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Arya Wiguna, SH., MH menyampaikan materi terkait dengan “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Melalui Pengelolaan Pengaduan”.

 

Pelayanan Publik merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang – undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Baca Juga :  Saling Lempar Tanggungjawab Soal TKA Asal China di Lobar, Aktivis Datangi DPRD NTB

 

“Adapun ruang lingkup pelayanan publik yaitu berupa barang, jasa dan administrasi,” ungkapnya.

 

Ia juga menjelaskan terkait Maladministrasi, yang terdiri dari Malum artinya jahat atau jelek dan Administrasi artinya melayani= Pelayanan yang jelek/buruk.

 

“Perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi wewenang tersebut, termasuk kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara dan pemerintahan, termasuk perseorangan yang membantu pemerintah memberikan pelayanan publik yang menimbulkan kerugian materiil dan/atau imateriil bagi masyarakat dan orang perseorangan, menurut UU No 37 Tahun 2008,” jelasnya.

 

Contoh bentuk maladministrasi yaitu berkaitan dengan ketepatan waktu yang menghasilkan penundaan berlarut, tidak menangani dan melalaikan kewajiban.

 

“Selain itu ada juga mencerminkan keberpihakan yang mengakibatkan Persekongkolan, Kolusi dan nepotisme, bertindak tidak adil, nyata-nyata berpihak,” ungkapnya.

Berita Terkait

100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Cuma Gegara Ayam Aduan Rp3,5 Juta Diduga Hilang, Pemuda di Dompu Malah Kena Bacok
Tak Hanya di Kantor, Wakapolda NTB Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas di Bundaran Jempong
894 Pelaku Usaha Aktif di SIPLah NTB, Bank NTB Syariah Perkuat Transaksi Digital Pengadaan Sekolah
Jumat Berkah, DPW PBB NTB Turun ke Masyarakat, Bagikan Nasi Kotak dan Kue Gapus
PSOI NTB Ingin Lahirkan Banyak Bronson Meydi, Pemerintah Diminta Perkuat Pembinaan Surfing
Ketua PSOI NTB Sebut Bronson Meydi ‘Berlian Surfing’, Minta Pemerintah Perkuat Pembinaan Atlet Muda
Dapat Wild Card WSL, Bronson Meydi dari Lakey Peak Tantang 24 Peselancar Dunia di Philippines Pro 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih

Senin, 2 November 2026 - 10:01 WIB

Cuma Gegara Ayam Aduan Rp3,5 Juta Diduga Hilang, Pemuda di Dompu Malah Kena Bacok

Senin, 2 November 2026 - 08:41 WIB

Tak Hanya di Kantor, Wakapolda NTB Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas di Bundaran Jempong

Senin, 2 November 2026 - 08:33 WIB

894 Pelaku Usaha Aktif di SIPLah NTB, Bank NTB Syariah Perkuat Transaksi Digital Pengadaan Sekolah

Minggu, 1 November 2026 - 12:04 WIB

Jumat Berkah, DPW PBB NTB Turun ke Masyarakat, Bagikan Nasi Kotak dan Kue Gapus

Berita Terbaru