Tarif Mencekik, Aplikator Rakus! Driver Online NTB Ledakkan Protes di DPRD

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Puluhan driver online yang tergabung dalam Persatuan Driver Online Nusa Tenggara Barat (PDO NTB) menggelar aksi demonstrasi di Gerbang Utama Kantor DPRD Provinsi NTB, Selasa (21/5). Mereka datang membawa sederet tuntutan yang menyuarakan keresahan para mitra pengemudi terhadap sistem kerja yang dinilai tidak adil serta menuntut peningkatan kesejahteraan.

Dalam aksinya, massa menyoroti kebijakan aplikator transportasi online yang dianggap semakin memberatkan mitra pengemudi. Beberapa tuntutan utama mereka meliputi:

  1. Pemerintah diminta bertindak tegas terhadap perusahaan aplikasi yang diduga melanggar regulasi.
  2. Potongan biaya dari aplikator diminta tidak melebihi 10 persen.
  3. Penghapusan skema bisnis tertentu yang dianggap menyimpang dari ketentuan tarif resmi.
  4. Moratorium atau penghentian sementara pendaftaran driver online baru di wilayah NTB.
  5. Penyesuaian tarif dasar transportasi online sesuai dengan kondisi ekonomi NTB.
  6. Perbaikan sistem pelayanan oleh pihak aplikator demi kepuasan mitra dan konsumen.
Baca Juga :  Di Hari Guru, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Angkat Suara: Tanpa Guru, Kita Hanyalah Ruang Gelap Tanpa Cahaya Peradaban

Aspirasi para driver online itu diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, TGH. Patompo, Lc., M.H., dan Anggota Komisi V DPRD NTB, Nadirah, S.E., Akt. Kedua legislator ini menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan, khususnya dalam hal pengawasan dan penyesuaian regulasi transportasi online di daerah.

Baca Juga :  Ketua DPW Nadirah dan DPC PBB se-NTB Resmi Dilantik, Konsolidasi Menuju ‘Gerak Cepat Mengembalikan Kejayaan’

Setelah menyampaikan tuntutan dan berdialog secara terbuka, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Aparat Polresta Mataram turut mengawal jalannya aksi guna menjaga situasi tetap kondusif.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan transportasi online di NTB memerlukan perhatian serius, tidak hanya dari aplikator, tetapi juga dari pemerintah daerah dan legislatif untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adil dan manusiawi bagi para driver.

Berita Terkait

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira
Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR
Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah
500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok
Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual
Peternak NTB Bersatu! Beef NTB Resmi Diluncurkan, Siap Buka Pasar Luas dan Wujudkan Lumbung Ternak Nasional
Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:52 WIB

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:59 WIB

Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:12 WIB

500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual

Berita Terbaru