Jaksa Periksa Kadis Perindag Kabupaten Bima Terkait Dugaan Korupsi Sewa Lapak Pasar Sila

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Penyidikan kasus dugaan korupsi dalam sewa toko dan lapak Pasar Sila, Kabupaten Bima, terus bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bima, Amrin Munawar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bima, Catur Hidayat, mengungkapkan bahwa Kadis Perindag dan beberapa pejabat terkait telah diperiksa. Pemeriksaan difokuskan pada mekanisme penarikan sewa lapak yang dinilai membebani pedagang dan diduga melanggar aturan.

Baca Juga :  UAS Kagum pada Pemimpin NTB: Gubernur Iqbal Termasuk Golongan Pemimpin Adil yang Dinaungi Safa’at

“Pak Kadis sudah kami periksa. Sebagian pedagang juga sudah dimintai keterangan,” kata Catur dalam keterangan yang diterima media ini, 27 April 2025.

Selain Amrin Munawar, jaksa juga telah memeriksa Kepala Pasar Sila, Mu’ujijah, yang dianggap mengetahui detail proses sewa toko dan lapak di pasar tersebut.

“Selanjutnya, kami agendakan pemeriksaan terhadap para pedagang,” imbuhnya.

Pemeriksaan pedagang dijadwalkan berlangsung mulai pekan depan. Kali ini, jaksa akan langsung turun ke lapangan untuk “jemput bola”.

Baca Juga :  Ketua LAMDO Irwan: Muslub Ilegal, Langgar AD/ART dan Berpotensi Pecah Belah Donggo

“Kami akan periksa pedagang langsung di pasar. Ada ratusan pedagang yang bakal dimintai keterangan,” ujar Catur, yang akrab disapa Yabo.

Menurut Yabo, pemeriksaan akan memakan waktu cukup panjang mengingat jumlah pedagang yang terlibat cukup banyak.

“Bukan hanya pedagang di pasar baru, pedagang di pasar lama juga akan kami periksa,” bebernya.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru